Offside.co.id

PSS Usulkan Pemutihan Sanksi Pelaku Sepak Bola Gajah

Jumat 29 Juli 2016 13:57 WIB

Offside.co.id – Salah satu klub yang terlibat skandal sepak bola gajah, PSS Sleman berniat mengusulkan pemutihan sanksi terhadap sejumlah pemain yang divonis terlibat kasus tersebut pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 3 Agustus mendatang di Jakarta.

Sebagai salah satu voter PSSI, PSS menyadari, usulan tersebut sejatinya tidak masuk dalam agenda KLB. Manajer PSS, Arif Juliawibowo mengaku akan mecobanya. “Jadi, apa salahnya dicoba. Kami harapkan dalam KLB nanti, hal tersebut bisa jadi pembahasan dan dapat memberi hasil positif,” kata Arif.

Seperti diketahui, dalam tim berjuluk Super Elang Jawa ini terdapat tiga pemain yang masih terganjal sanksi dari PSSI akibat insiden sepak bola gajah saat melawan PSIS Semarang pada babak 8 besar Divisi Utama dua tahun silam. Ketiganya yaitu Anang Hadi, Mudah Yulianto dan Eko Setiawan.

Ketiga pemain tersebut saat ini tetap menjadi bagian dari skuat PSS dalam kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B, namun tidak dapat dimainkan karena statusnya belum disahkan oleh operator kompetisi PT Gelora Trisula Semesta (GTS).

Arif berharap sanksi ketiga pemainnya tersebut bisa dicabut, sehingga pihaknya tidak perlu melakukan penambahan pemain.Oleh sebab itu, ia berharap sanksi ketiga pemain tersebut dapat diampuni. Dengan begitu PSS Sleman tak perlu lagi melakukan penambahan pemain.

Namun, keinginan PSS memasukan pemutihan sanksi pemain dalam salah satu agenda pembahasan KLB hampir dipastikan akan sulit dilakukan. Hal ini disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY, Dwi Irianto.

Menurutnya, KLB digelar hanya untuk memilih ketua umum dan wakilnya serta anggota komite eksekutif. “Soal pemutihan sanksi pemain itu dibahas di Kongres,” kata pria yang akrab disapa mbah putih ini.

(Visited 197 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid