Offside.co.id

Tiba di Jakarta, PSSI Segera Resmikan Luis Milla?

Kamis 19 Januari 2017 11:58 WIB

Offside.co.id – Kandidat pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla Aspas telah berada di Jakarta sejak kemarin (18/1) sore. Pelatih 50 tahun ini datang ke Indonesia dengan menumpang pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR 956, dan dijadwalkan bertemu PSSI pada hari ini (19/1).

Bertemu dengan PSSI, Milla dilaporkan akan melakukan presentasi mengenai program yang akan ia terapkan jika ditunjuk menjadi pelatih timnas Indonesia. Setelah itu, PSSI juga dikabarkan segera mengumumkan Milla sebagai pelatih timnas yang baru.

PSSI sendiri enggan membeberkan berapa nominal kontrak yang telah disepakati antara PSSI dengan Milla. Namun federasi pimpinan Edy Rahmayadi itu disebut harus mengeluarkan kocek hingga Rp20 miliar.

BACA JUGA :   Persiba Buyarkan Ambisi Bali United

Jika benar Luis Milla ditunjuk menangani Skuat Garuda, maka tugas pertamanya adalah membentuk tim nasional U-22 yang akan dipertandingkan pada ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, 19-31 Agustus mendatang.

Menurut rencana, Milla tidak hanya menangani timnas senior saja, namun juga akan bertanggung jawab terhadap prestasi timnas U-22. Sedangkan timnas U-22 yang disiapkan ke Kuala Lumpur tersebut juga sebagai persiapan menghadapi Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Disamping itu, PSSI juga telah menyiapkan program pemusatan latihan atau training centre (TC) bagi timnas U-22 di Spanyol. Negeri Matador dipilih karena PSSI ingin meniru prestasi yang telah diraih Spanyol dalam pembinaan pemain.

BACA JUGA :   Gol Pavel Puriskhin Bikin Persib Terkapar

Penunjukan Luis Milla nantinya akan menjadikannya sebagai pelatih Spanyol pertama yang pernah menangani timnas Indonesia. Pasalnya, pelatih timnas selama ini lebih didominasi oleh pelatih asal Belanda.

Mereka diantaranya Johannes Christoffel van Mastenbroek (1938), Wiel Coerver (1975-1976), Frans van Balkom (1978-1979), Henk Wullems (1996-1997), Wim Rijsbergen (2011-2012), dan Pieter Huistra (2015). Huistra belum sempat mendampingi timnas karena adanya konflik dan jatuhnya sanksi FIFA kepada PSSI.

(Visited 402 times, 3 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid