Offside.co.id

Seorang Jakmania Tewas Diduga Dianiaya Petugas Keamanan

Minggu 15 Mei 2016 15:59 WIB

Seorang The Jakmania (suporter Persija Jakarta), Muhammad Fahreza (16 tahun) meninggal dunia diduga akibat dianiaya oknum petugas keamanan saat akan menyaksikan pertandingan Persija melawan Persela Lamongan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Jumat (13/5).

Kakak korban, Sholeh menjelaskan, kejadian berawal saat Fahreza hendak masuk stadion bersama kakaknya yang nomor dua bernama Suyatna alias Yatna. “Dia (Fahreza) yang berada di belakang Yatna tiba-tiba menghilang setelah dicari ternyata adik saya (Fahreza) sedang dipukul polisi,” kata Sholeh.

Diungkapkan Sholeh, korban sempat pamit untuk menyaksikan pertandingan Persija melawan Persela di SUGBK bersama kakaknya Yatna. Setelah sampai di stadion, Yatna dan Fahreza kehabisan tiket sehingga terjadi kerusuhan antara suporter Persija dengan petugas kepolisian yang mengamankan pertandingan sepakbola itu.

BACA JUGA :   Ricuh Pembukaan Liga1 Tanggungjawab PT LIB

Saat terjadi kerusuhan, korban terpisah dari Yatna. Akibatnya terlibat bentrokan dengan petugas kepolisian. Sholeh mengaku mendapatkan kabar sekitar pukul 21.00 WIB kemudian bergegas menuju stadion.

Sholeh menyebutkan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Andika dirujuk ke RS Zahira akhirnya menjalani perawatan intensif selama dua hari di Rumah Sakit Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Setelah menjalani perawatan dua hari, Fahreza meninggal dunia di RS Marinir Cilandak pada Minggu (15/5) pagi. Diketahui korban mengalami luka parah pada bagian kepala diduga akibat pukulan benda keras dan sabetan.

Prosesi pemakaman Muhammad Fahreza. (Foto: Twitter)

Prosesi pemakaman Muhammad Fahreza. (Foto: Twitter)

Terkait hal tersebut, pengurus pusat Jakmania sepakat untuk segera mengambil tindakan guna menyelesaikan kasus tersebut. Hal itu sendiri disampaikan langsung oleh akun Twitter @JakmaniaOnTweet.

Dalam kicauannya, pengurus pusat Jakmania berjanji akan mengambil tindakan dan berharap oknum-oknum berkuasa tidak menghambat usaha mereka, nantinya.

BACA JUGA :   Tiga Besar di Osaka, Zohri Lolos Olimpiade 2020

“Pengurus Pusat akan ada tindakan lanjutan menanggapi meninggalnya salah satu kawan kami di stadion. Semoga gak kalah power #UsutTuntas,” tulis akun tersebut. (BM)

(Visited 58 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid