Offside.co.id

Singa Galatama Perkuat Logo Baru Arema

Sabtu 4 Februari 2017 20:37 WIB

Offside.co.id – Arema FC telah resmi merilis jersey baru dan logo baru mereka, hari ini (4/2) di Kantor Arema FC di Jalan Kertanegara. Pada logo baru Arema, melekat unsur loga Arema era galatama. Logo tersebut merupakan representasi perjalanan klub mulai awal berdiri hingga saat ini.

“Arema menggunakan logo baru. Namun tidak meninggalkan unsur klasik yang menjadi ciri khas sejak berdirinya Arema,” ujar Sudarmaji, Media Officer Arema FC.

Sudarmaji berharap dengan logo baru ini bisa mempersatukan seluruh lintas generasi dalam perjalanan klub berjuluk singo edan tersebut.

Lebih lanjut, Sudarmaji menjelas makna logo secara mendalam. Logo kali ini dihadirkan dalam filosofi kuat yang membingkai tanggal, bulan dan tahun kelahiran. Simbol kobaran api berwarna merah selain melambangkan semangat juga menggambarkan 11 unsur yang melingkari sosok singa mengaum dengan kaki depan berdiri tegak.

BACA JUGA :   Rusia Amankan Tiket Putaran Kedua

“Singa tersebut menunjukkan sikap ksatria, siaga dan pemberani dalam menghadapi segala ancaman. Sekaligus sebagai tanda tanggal lahir Arema,” lanjutnya.

Unsur bulan kelahiran digambarkan pada goresan putih yang membentuk simbol singa. Lalu tahun kelahiran ditulis di bawah logo. “Semoga dengan logo baru penuh makna ini bisa menularkan semangat juang dan kebersamaan yang baik diantara pemain maupun Aremania,” pungkasnya.

Sementara itu, manajer bisnis Arema FC, Yusrinal Fitriandi menjelaskan lebih detil jersey baru Arema FC. Kali ini, jersey Arema lebih menonjolkan grafis yang lebih berani yang dituangkan corak garis modern. Grafis tersebut juga menyimbolkan kolaborasi pemain senior dan junior.

BACA JUGA :   Ini Dia Kunci Kemenangan Senegal!

Ia juga menargetkan bisa menjual 2000 jersey bisa terjual di musim kompetisi Liga 1. “Targetnya 2000 jersey. Tapi saat ini masih ada 800 dulu. Selebihnya masih diproduksi oleh pihak aparel,” tutup Inal, sapaan akrabnya. (FM)

(Visited 285 times, 10 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid