Offside.co.id

SP Sapu Bersih Partai Kandang

Sabtu 13 Agustus 2016 02:11 WIB

Offside.co.id –Tekad Semen Padang untuk menyapu bersih partai kandang menjadi kemenangan akhirnya tercapai. Dalam pertandingan Jumat sore (12/8), SP membungkam tamunya Bhayangkara Surabaya United 2-1, di Stadion H. Agus Salim Padang.

Suasana pertandingan yang beraroma adu gengsi dan berebut posisi keempat di klasemen sementara itu juga sangat terasa. Ditambah suasana panas dan angin yang berhembus kencang membuat wasit Nusur Fadillah dari Bekasi terpaksa bekerja keras. Tak jarang beberapa keputusan wasit terkesan banyak salah dan tidak tegas.

Tak kurang dari tujuh buah kartu kuning juga terpaksa ditebar wasit, masing-masingnya tiga untuk Semen Padang dan empat untuk BSU. Ketiga pemain SP yang terkena kartu kuning adalah Diego Santos (56′), Marcel Sacramento (86′) dan Rudi (87′). Bagi Marcel, kartu kuning ini juga membuat ia tidak bisa turun di pertandingan berikut akibat akumulasi kartu. Sedangkan empat pemain BSU yang terkena kartu kuning adalah Indra Kahfi (28′), Khairallah Abdelkabir (48′), Muhammad Syahrul Kurniawan dan I Putu Gede Juni Antara (85′).

Dalam pertandingan itu Semen Padang memimpin terlebih dahulu setelah Marcel mencetak gol di menit 24. Gol yang memanfaatkan bola lepas dari tangan kiper Wahyu Tri Nugroho hasil tendangan M. Nur Iskandar. Gol itu juga mengantarkan Marcel menjadi pencetak gol kedua terbanyak dengan 11 gol.

Sementara gol kedua Semen Padang diciptakan Irsyad Maulana di menit 60 juga setelah menerima assist dari M. Nur. Sedangkan satu-satu gol balasan BSU diciptakan Thiago Santos pada menit menit 75, setelah kiper SP Rivky Mokodompit melakulan blunder karena terlalu maju mengejar bola yang masih diperebutkan Thiago dan bek Semen Padang Cassio.

Kepada wartawan seusai pertandingan Pelatih Semen Padang menilai pertandingan itu sebagai pertarungan harga diri. Apalagi keduanya juga sedang berebut posisi di papan atas. Jadi wajar bila hawa pertandingan cukup panas dan keras. Selain itu itu ditambah angin yang berhembus cukup keras sehingga bola juga cenderung menjadi liar.

Nil juga menyorot kepemimpinan wasit Nusur Fadillah yang menurutnya cukup banyak membuat kesalahan..”Saya jarang menyorot kinerja wasit. Tapi tadi saya lihat wasit memang cukup banyak melakukan kesalahan. Tapi ya, mungkin juga karena suasana pertandingan yang ketat ditambah angin yang kencang,” ujar Nil.

Sementara Pelatih BSU Ibnu Graham menganggap permainan anak-anaknya sudah maksimal. Namun ia juga memuji permainan Semen Padang yang cukup ketat dan lugas. Selain itu Ibnu juga menilai sayap mungil SP Riko Simanjuntak bermain luar biasa. Riko menurutnya juga merupakan sumber inspirasi dari gol-gol Semen Padang.

“Riko sebenarnya sempat hampir bersama kita. Tapi Semen Padang lebih beruntung dan cepat mengikat Riko. Dan seperti kita lihat tadi Riko memang luar biasa,” ujar Ibnu. NS

(Visited 372 times, 2 visits today)
Editor: Hanif Marjuni