Offside.co.id

Sriwijaya FC Bikin Persib Babak Belur

Senin 2 April 2018 08:49 WIB

Offside.co.id – Tim “Maung Bandung” babak belur dalam laga tandang pertamanya di kandang Sriwijaya FC.  Persib harus menanggung kekalahan 1-3 di Stadion dalam lanjutan Gojek Liga 1 2018 di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4).

Sebenarnya, Persib mengawali pertandingan dengan skema positif. Bahkan di babak pertama mampu unggul 1-0 melalui gol Ezechiel N’Douassel. Tapi di awal babak kedua, dalam tempo cepat, Persib malah kebobolan dua gol. Dan, disusul lagi kebobolan ketiga tidak lama kemudian.

Tiga gol balasan SFC diciptakan melalui Esteban Vizcarra, Markcho Sandy Merauje, dan Manuchekhr Dzhalilov.

Hasil ini membuat Persib masih ada di papan bawah klasemen sementara. Dari 2 pertandingan tim Maung Bandung baru mengoleksi 1 poin.

Asisten pelatih Persib, Fernando Soler, mengatakan kalah konsentrasi masih menjadi masalah di dalam tim. Perlu pembenahan mendalam agar kejadian serupa tidak terulang.

BACA JUGA :   Kroos Selamatkan Peluang Jerman

“Kami sudah bermain bagus di babak pertama, mampu menguasai permainan. Taktik yang disusun juga jalan, sampai empat pemain di depan,” kata Fernando Soler seperti dilansir laman resmi liga-indonesia.id.

“Jadi saya pikir kami sudah bermain bagus, tapi ya sekali lagi kami kehilangan konsentrasi. kami kehilangan fokus karena hanya lima menit, Sriwijaya mampu cetak gol,” Soler menambahkan.

Kemungkinan besar, kata Soler, masih ada jejak trauma dari pertandingan di pekan pertama ketika Persib harus puas ditahan PS Tira, di injury time babak kedua.

“Saya tidak tahu kenapa, tapi mungkin sama seperti pertandingan pertama. Konsentrasi pemain memang harus diperbaiki,” ujar mantan pemain Persebaya dan Persis Solo ini.

BACA JUGA :   Kroos Selamatkan Peluang Jerman

Sementara itu pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan atau RD, mengatakan kunci kemenangan timnya berkat permainan lepas skuatnya di babak kedua. Sebelumnya di babak pertama para pemain tampak tegang, karena baru pertama kali di musim ini bermain di publik sendiri.

“Jeda pertandingan saya katakan kepada pemain kalau mereka harus bisa menikmati pertandingan. Dari situ skema permainan di lapangan baru jalan,” kata RD.

Uniknya RD juga tidak melakukan pergantian pemain dalam pertandingan kemarin. Ia tidak mengubah komposisi pemain di paruh kedua.

“Kami takut kalau pergantian pemain mengubah ritme permainan yang sudah padu. Apalagi konsentrasi dan fisik pemain masih bugar semua,” tutur RD. (KS)

(Visited 48 times, 2 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo