Offside.co.id

Tak Tahu Soal Dokumen Persija, Gede Mundur

Kamis 7 Februari 2019 08:12 WIB

Offside.co.id – Kabar mengejutkan datang dari manajemen Persija Jakarta. Direktur Utama klub berjuluk “Macan Kemayoran”, Gede Widiade, mundur dari jabatannya. Selain Gede, langkah yang sama juga dilakukan COO Rafil Perdana. Keputusan keduanya mundur dari manajemen Persija Jakarta disampaikan Rabu (06/02/19) malam.

Alasan pengunduran diri karena sudah memenuhi target yang dibebankan direksi yakni membawa Persija sebagai kampiun Liga 1 musim 2018 lalu. Dengan pengunduran diri mereka maka, mulai saat ini segala bentuk keputusan dan kebijakan yang diambil sudah diserahkan sepenuhnya kepada manajemen.

“Pengunduran diri saya ini tidak bersifat politis atau apapun. Tugas kami sebagai profesional mengantar Persija mencapai yang ditargetkan. Untuk itu, sebenarnya, kami berdua sejak tanggal 1 Februari 2019, kami sepakat, mengajukan pengunduran diri secara yuridis dalam PT Persija secara struktural,” ujar Gede seperti dikutip dari laman resmi klub persija.id.

“Jadi ini soal korporasi dan saya minta maaf dan terima kasih kepada Bung Ferry (Indrasjarief) dan The Jakmania, mitra ke-12 kami. Terima kasih telah memberikan support yang dapat menghasilkan prestasi seperti ini,” lanjut Gede.

BACA JUGA :   Jokdri Tersangka dan Dicekal ke Luar Negeri

Hal senada juga dituturkan Rafil. Dia berharap, ke depannya Persija bisa lebih baik dalam hal prestasi. “Kami berdua mohon pamit. Ke depannya, semoga teman-teman media dan teman-teman The Jakmania dapat menerima pengunduran diri kami,” tuturnya.

Tak Tahu Menahu

Sementara itu menyinggung soal adanya dugaan penghancuran berkas yang diduga dokumen milik Persija yang ditemukan Satgas Antimafia Bola, Gede seperti diberitakan Antaranews, mengaku tidak mengetahui soal tersebut.

BACA JUGA :   Arsenal Tumbang, Lacazette Kartu Merah

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Satgas Antimafia Bola Polri melakukan penggeledahan di Kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta, dan ditemukan adanya dokumen yang dihancurkan. Disebut-sebut dokumen tersebut ada kaitannya dengan Persija.

“Demi Tuhan saya tidak mengetahui soal dokumen itu,” ujar Gede.

Meski demikian, ia menegaskan mendukung seluruh langkah-langkah kepolisian terkait penyelidikan kasus pengaturan skor dan mafia sepak bola. Pria berdarah Bali tersebut menghormati proses hukum yang berjalan.

“Kasus ini sudah masuk ranah hukum dan ditangani kepolisian. Ya, ikuti saja,” kata Gede menambahkan. (KS)

 Keterangan Foto: Gede Widiade (kiri) dan Rafil Perdana. (foto: persija.id)

(Visited 8 times, 8 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo