Offside.co.id

Tanggalkan Cronus, Arema Buka Polling Nama

Kamis 24 November 2016 09:39 WIB

Offside.co.id – Meski masih menyisakan empat laga di kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Arema Cronus mulai menyiapkan diri untuk menyambut kompetisi resmi musim 2017. Salah satunya adalah pergantian nama tim.

Selama ini Arema selalu menggunakan nama Cronus sebagai pemilik tim di setiap kompetisi. Namun untuk musim mendatang, nama Cronus akan ditinggalkan oleh tim kebanggan masyarakat Malang tersebut.

Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji menyebutkan manajemen akan membuka polling nama tim agar Aremania bisa memilih nama untuk musim depan. Dari hasil rapat manajemen, dia menyebut telah mengerucut dua nama, yaitu Arema FC dan Arema Malang.

“Nantinya Aremania bisa memilih dua nama tersebut untuk menjadi nama pendek tim di musim depan. Polling rencananya akan di buka akhir November dan berakhir tanggal 16 Desember. Dan saat pertandingan melawan Persib akan umumkan hasil polling,” ujar Sudarmaji.

Namun, untuk saat ini pemilih hanya khusus pengguna Arema Access. Ia juga tidak menutup kemungkinan tanpa menggunakan Arema Access akan bisa mengikuti polling.

“Kenapa menggunakan aplikasi karena data pemilih jelas. Namun kami masih memikirkan juga menggandeng media massa untuk polling nama tim,” tambahnya.

Pergantian nama tim, lanjut Sudarmaji, dimaksudkan untuk menyudahi pro dan kontra yang selama ini ada. “Harapanya bisa menyudahi pro kontra dan fokus membenahi tim agar lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo juga menambahkan, pergantian nama tim juga disetujui oleh pemilik klub. Selain itu juga sebagai salah satu hasil evaluasi tim soal menurunnya penonton di stadion.

“Ini hasil evaluasi. Ada banyak parameter kenapa bisa turun, mungkin karena ada nama Cronus. Akhirnya kita buka poling nama. Kita memilih dua nama yang menonjolkan kearifan lokal. Dan dari grup pemilik klub juga menyetujui soal ganti nama,” tambah Ruddy.

Selain itu, Ruddy juga menampik pergantian nama karena belum tuntasnya masalah dualisme yang saat ini mendera Arema. “Tidak ada dualisme bagi saya. Bagi saya Arema hanya satu,” tutup Ruddy. (FM)

(Visited 468 times, 5 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid