Offside.co.id

Tim Bola PON DKI Kalah 0-1 Dari Jateng, Sudirman: Mari Belajar Sepak Bola Jujur

Jumat 16 September 2016 17:56 WIB

Offside.co.id – Setelah ditaklukkan Jawa Barat di laga pertama di PON 2016, Jawa Tengah akhirnya menuai kemenangan. Pada laga kedua kontra DKI Jakarta, mereka menang 1-0 lewat gol yang dilesakkan Ade Kurniawan pada menit ke-75, Jumat Sore (16/9).

Dari jalannya pertandingan, Jateng unggul dalam penguasaan bola. Namun mereka kesulitan untuk membobol gawang DKI. Buktinya, gol baru terjadi di 15 menit terakhir babak kedua.

Anjar Jambore, pelatih Jateng menyebut kemenangan yang diperoleh timnya lantaran adanya perubahan taktik. “Pada laga ini, kami menggunakan dua striker. Ternyata kami lebih menggigit,” bilang Anjar.

Khaerul Anwar, manajer Jateng menambahkan,hal lain yang membuat timnya diyakini bisa menuai poin penuh karena evaluasi yang dilakukan sehari sebelum pertandingan. “Pada laga pertama kontra Jabar, permainan anak-anak tidak keluar. Malam kita evaluasi. Kita tentukan. Dari situlah kami mengubah semuanya.Kami tidak mau tahu, harus menang. Anak anak bisa lebih baik dari saat laga kontra Jabar,”beber Khaerul.

Sementara itu, kubu DKI mengakui Jateng memang lebih bagus.“Lawan memang lebih bagus dibandingkan kami. Banyak permasalahan yang terjadi di tim kami. Ada pemain kami yang sakit dan diopname. Kami mengajukan penggantian pemain, namun tidak bisa diganti. Padahal di technical meeting bisa diganti,” kata Sudirman, pelatih DKI.

Hanya saja, Sudirman menyesalkan adanya pelanggaran kesepakatan di laga ini. Sudirman mengklaim tim Jateng tidak fair. Hal itu disebabkan Jateng menurunkan empat dari lima pemain profesional yang didaftarkan di pertandingan. Padahal aturannya hanya disepakati hanya tiga pemain professional yang turun di lapangan (dari lima yang didaftarkan, Red).

“Kami ingin semuanya bisa jujur. Yang berada di lapangan tiga daari lima pemain profesional. Jateng menurunkan empat dari lima pemain professional. Cukuplah sepak bola kita diskors selama satu tahun . Kita lihat susunan pemain. Ada Ricky Fahrin, Septian Dwi Maulanan, Heru Setayawan, Fery Bagus Kurniawan. Mereka pemain profesional,” tambah Sudirman.

Terkait adanya pelanggaran tersebut, Sudirman menegaskan pihaknya akan melakukan protes ke panitia. “PB PON harus tahu soal ini. Ini masalah pembinaaan. Sudah saatnya semua menghargai kejujuran,” pungkas Sudirman.

(Visited 557 times, 3 visits today)
Editor: Hanif Marjuni