Offside.co.id

Turun di ISL 2017, Perjudian Besar Bima Sakti di Usia 41 Tahun!

Jumat 6 Januari 2017 15:41 WIB

Offside.co.id- Di kalangan pemain yang berlaga di ISC 2016 lalu, Bima Sakti pantas disebut sosok yang istimewa.Ia tercatat sebagai pemain plus asisten pelatih Persiba Balikpapan. Di turnamen tersebut, pemain yang saat itu berumur 40 tahun, turun di 11 pertandingan dan sukses mencetak gol indah ketika Persiba menggasak Bali United 3-1.

Boleh jadi di turnamen tersebut, sosok yang punya nama lengkap Bim Sakti Tukiman itu tercatat sebagai pemain yang paling tua. Lebih senior ketimbang pemain-pemain gaek seperti Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, dan Cristian Gonzales.

Lantas, apakah di ISL 2017 ia akan turun sebagai pemain lagi? Meski akan genap berumur 41 tahun pada 23 Januari mendatang, ia belum memutuskan untuk pensiun dari sepakbola. Ia optimistis masih bisa bersaing di Indonesia Super League (ISL) 2017.

BACA JUGA :   Mourinho Bersyukur MU Imbangi Liverpool

“Saya masih ingin main 1 tahun lagi di kompetisi regular,” ujar Bima Sakti. “Nurutin keinginan anak saya yang pertama, namanya Bimantara Putra Perdana. Dia ingin lihat ayahnya tanding di TV lagi,” tambah dia, enteng.

Fenomena Bima Sakti yang masih bisa bersaing di usia uzur, memang sempat mengejutkan banyak pihak. Maklum, banyak pemain seangkatannya yang sudah gantung sepatu atau ganti profesi sebagai asisten pelatih.

BACA JUGA :   Persiba Buyarkan Ambisi Bali United

Pemain jebolan primavera tersebut memang dikenal disiplin dalam menjaga kebugarannya. Sempat cedera parah di medio 90-an, tak membuatnya putus asa. Ia malah giat berlatih dan sanggup bersaing di level tertinggi.

Ketika membela Persema Malang pada 2013, ketika itu, Bima Sakti sempat tercatat sebagai pemain dengan VO2 max paling tinggi. Padahal, ia tercatat sebagai pemain yang paling senior. Jauh di atas rata-rata umur pemain Persema ketika itu.

(Visited 375 times, 9 visits today)
Editor: Hanif Marjuni