Offside.co.id

Wolfgang Pikal, Kegiatannya Kini, Serta Masukan untuk Luis Milla

Rabu 15 Februari 2017 11:20 WIB

Offside.co.id – Mendengar nama Wolfgang Pikal begitu identik dengan kegiatan tim nasional Indonesia, sebagai asisten pelatih Alfred Riedl kala menjadi arsitek Skuat Garuda.

Namun pada tahun ini, PSSI memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan keduanya. Organisasi pimpinan Edy Rahmayadi ini memilih pelatih asal Spanyol, Luis Milla Aspas sebagai pelatih baru timnas.

Lalu, apa kesibukan Pikal sekarang? Ketika dihubungi Offside.co.id, pria asal Austria ini mengaku tengah sibuk menikmati waktu bersama keluarga tercinta di kediamannya di Bali.

“Sebenarnya saat ini sedang tidak sibuk. Saya lagi menikmati waktu dengan keluarga di rumah,” kata Pikal.

Kendati begitu, meski sedang berstatus free, kegiatannya juga tak bisa dilepaskan sepenuhnya dari sepak bola. Ayah dua anak ini tetap menyempatkan diri melihat ajang turnamen pra musim Piala Presiden 2017 yang saat ini tengah bergulir di lima kota Indonesia.

Ditanya soal melatih di level klub, Pikal mengaku telah dihubungi beberapa klub Tanah Air, namun proses negosiasi selalu mentok, tidak menemui kesepakatan nilai kontrak.

“Sebenarnya kontrak saya dengan PSSI baru berakhir bulan Februari ini. Ada beberapa klub menghubungi saya. Dua klub Liga 1 pada akhir Desember dan awal Januari lalu. Tetapi semua gagal mencapai kesepakatan,” lanjut pria 49 tahun yang juga seorang Mualaf ini.

“Pada saat itu, satu klub menawarkan nilai kontrak dibawah standar. Lalu satu klub lagi ingin saya melatih langsung saat itu juga. Saya menolak, karena saat itu sedang pulang kampung ke Austria, dan sebenarnya saat itu masih memiliki harapan besar untuk kembali ke timnas dan PSSI,” sambung Pikal lagi.

Pikal memang boleh berharap terkait masa depannya kala itu bersama timnas. Ia saat itu cukup optimis bisa ikut terlibat lagi dengan tim kepelatihan timnas. Namun memang pada akhirnya PSSI menunjuk pelatih baru, beserta asisten pelatihnya.

“Seperti saya bilang, saya punya harapan besar bisa kembali ke timnas, terutama karena hasil yang telah dicapai pada Piala AFF 2016 lalu. Waktu itu saya juga dapat sinyal PSSI mau memperpanjang kontrak saya, tapi hingga kini belum terealisasi. Tapi jika Indonesia atau PSSI membutuhkan, saya selalu siap,” ujarnya lagi.

Kemudian terkait komposisi pelatih timnas saat ini, Pikal cukup optimis Indonesia bisa berbicara banyak di beberapa event yang akan diikuti, seperti SEA Games 2017, serta Asian Games 2018.

“Saya untuk timnas SEA Games U-22 sangat optimis bisa juara. Lalu untuk timnas senior, penuhi saja dengan pemain muda dan beri waktu untuk berkembang. Coach Milla pasti bagus, bisa beradaptasi dengan cepat,” kata Pikal.

“Untuk timnas U-19 tergantung pelatih. Dan untuk timnas U-16 harus ada pembinaan yang bagus, tingkatkan edukasi pemain timnas untuk bekal Piala Dunia 2026. Kita memiliki banyak bakat bagus di Indonesia, tetapi harus fokus ke youth dulu,” pungkasnya. (BM)

(Visited 1.322 times, 38 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid