Offside.co.id

Yamashita Cedera, Arema Juara

Minggu 12 Maret 2017 23:53 WIB

Offside.co.id – Cristian Gonzales lagi-lagi menjadi pahlawan bagi Arema FC. Gol hattrick yang dicetak pada final Piala Presiden 2017 membawa Arema keluar jadi kampiun setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC), Minggu (12/3) malam WIB di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Kran gol Arema FC dibuka oleh Hanif Sjahbandi menit 35 setelah berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Wawan Hendrawan. Dan menyusul keberuntungan memihak Arema dengan berhasil menggelontorkan tiga gol oleh Gonzales menit 42, 53, dan 64.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso mengaku puas dengan permainan cantik yang dimainkan oleh Alfarizi dkk dan bisa membawa Arema menang dengan skor besar 1-5.

Kejelian Aji meramu taktik dengan mematikan Reinaldo Da Costa menjadi salah satu kunci sukses Arema bisa mencukur PBFC dengan lima gol.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

“Jujur, kami selalu pelajari kelemahan dan kelebihan PBFC. Kalau sudah masuk sepertiga lapangan jangan langsung umpan. Selain itu, PBFC selalu main direct passing ke Reinaldo dan Arthur bisa mematikan gerakan striker lawan,” ujar Aji.

Bagi Aji, juara kali ini hanya perantara menuju kompetisi yang sebenarnya. Kini Aji langsung fokus persiapan Liga 1. Salah satunya melakukan evaluasi tim dan menambah pelapis di lini belakang Arema.

“Ini hanya antara. Utamanya di Liga nanti. Kami akan evaluasi setelah ini dan pasti akan menambah satu stoper,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatih PBFC, Ricky Nelson meminta maaf kepada Pusamania dan warga Kalimantan Timur karena gagal memboyong Piala Presiden ke Samarinda.

Kunci kegagalan PBFC, menurut Ricky, ditariknya Yamashita Kunihiro karena cedera. Dengan keluarnya pemain asal Jepang tersebut membuat koordinasi lini belakang berantakan.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

“Kehilangan Yama membuat kordinasi lini belakang kacau,” ucap Ricky.

Ia juga memuji habis ketajaman Cristian Gonzales yang memborong tiga gol ke gawan Wawan Hendrawan. Dan gol pemain berjuluk El Loco tersebut membuat mental pemain PBFC hancur.

“Gol pertama Arema membuat mereka bangkit. Dan mental pemain saya hancur. Loco memang pemain yang bisa memanfaatkan kesalahan kami,” imbuhnya.

Namun Ricky mengapresiasi perjuangan Asri Akbar dkk yang telah kerja keras hingga melaju ke final. “Dari awal kami tidak diunggulkan. Selamat untuk Arema dan saya salut kepada Coach Aji yang meramu Arema sangat luar biasa,” tandas Ricky. (FM)

(Visited 138 times, 2 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid