Offside.co.id

Cintailah Produk-Produk Indonesia!

Rabu 5 Oktober 2016 01:21 WIB

Fokus Pemain Lokal

Pada turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 keberadaan pemain asing tetap dinantikan. Mereka selalu menjadi daya tarik pembeda. Terutama bagi klub-klub yang berduit. Dengan mudahnya klub-klub tajir itu mengambil pemain asing yang sudah malang melintang di negeri ini atau new comer yang memang kualitasnya bisa digaransi.

Pengecualian beberapa klub. Mereka lebih percaya dengan potensi pemain lokalnya. Klub-klub di kategori, memiliki deretan pemain lokal yang kualitasnya mumpuni. Beberapa pemain asing yang didatangkan, kadarnya, hanya untuk melengkapi. Contohnya Perseru Serui.

Perseru punya pemain lokal yang kualitasnya lumayan bagus. Sebut saja Arthur Barrios Bonai, Boas Atururi, dan Yoksan Ama.  Skill individu mereka, tak kalah dengan pemain asing.

PS TNI malah ekstrim lagi. Mereka bermaterikan full pemain lokal. Langkah tersebut sempat dicibir. Mereka diprediksi tak akan bisa bersaing. Namun, dugaan itu meleset. Setidaknya hingga laga ke-20, PS TNI bertengger di peringkat ke-15. Tidak menduduki posisi paling bawah.

bfc-vs-ps-tni

Di luar Perseru dan PS TNI, ada tim lain yang pantas mendapatkan apresiasi.  Salah satunya Bhayangkara FC. Tim ini malah mengandalkan materi pemain lokal yang masih berumur muda. Rata-rata jebolan eks timnas U-19.

Di lini tengah tim ini malah mengandalkan pemain muda macam Muhammad Hargianto, Evan Dimas Darmono, Indra Kahfi. Lalu di belakang, ada I Putu Gede dan Syahrul Kurniawan. Di depan mereka punya Ilham udin dan Fandi Utomo.

Pemain-pemain lokal yang dimiliki BFC itu bukan pemain kawakan. Tapi mereka sukses membuktikan diri bisa bersaing. Bahkan, bersaing kontra tim-tim lain yang berjibun pemain bintang. Contohnya ketika BFC menaklukkan Sriwijaya FC, 4-0 (3/10)!.

Hal yang sama juga dilakukan PSM Makassar. Mereka berani memaksimalkan pemain muda. Pemain macam Maldini Pali, Ning Hadi Saefulloh, Rasyid Bakri, dan Rizky Pellu mendapatkan minute play yang tinggi.

(Visited 819 times, 33 visits today)
Editor: Hanif Marjuni