Offside.co.id

5 Kehebatan Atletico Saat Kalahkan Barcelona dan Bayern Muenchen

Jumat 29 April 2016 09:17 WIB

ATLETICO MADRID edan! Di ajang liga Champions, tim didikan Diege Simeone ini sanggup mengalahkan dua tim raksasa sekaligus, Barcelona dan Bayern Muenchen. Jelas, itu hasil yang luar biasa. Mengingat, dari kualitas dan harga pemain, materi yang dimiliki  Rojiblancos tak semewah dua klub kaya raya tersebut.

Atletico Madrid, tampil meyakinkan di LC musim ini (foto:sportsmole.com)

Atletico Madrid, tampil meyakinkan di LC musim ini (foto:sportsmole.com)

Lantas, apa yang membuat Atletico bisa menaklukkan keduanya? Berikut 5 fakta kehebatan Atletico saat menaklukkan El Barca dan Die Bayern. (HM)

  1. Tak pedulikan ball possession

Menghadapi tim dengan nama besar dan dijubeli pemain dengan skill di atas rata-rata, Atletico sadar diri. Mereka akan kesulitan jika diladeni dengan permainan terbuka dua tim tersebut. Atletico pun bermain lebih defensif dan hanya mengandalkan serangan balik. Tak heran jika penguasaan bola Atletico saat meladeni Barca dan Bayern, sangat rendah. Versus Barca, total ball possession Atletico hanya 23 %. Sementara menjamu Bayern Muenchen, hanya 26 % penguasaan bolanya.

Penguasaan bola Atletico, selalu rendah (grafis:opta)

Penguasaan bola Atletico, selalu rendah (grafis:opta)

  1. Tak mengubah taktik permainan

Pelatih Diego Simeone memilih tak mengubah pakem gaya bermainnya. Melawan Barca dan Bayern, ia tetap mengusung taktik andalan 4-4-2. Pada beberapa laga sebelumnya di kompetisi domestik, Simeone sempat menjajal 4-1-4-1 saat melawan Sporting Gijon dan skema bermain 4-3-3 saat meladeni Valencia dan Celta Vigo.

Atletico, selalu bermain dengan skema yang sama (foto:espn)

Atletico, selalu bermain dengan skema yang sama (foto:espn)

  1. Banyak tekel dan intercep

Diego Siemone fokus membangun tim dalam bertahan. Setelah itu, baru berpikir soal menyerang. Filosofi itu terlihat jelas dalam pertandingan kontra Bayern dan Barca. Versus Barca, total 37 kali para pemain Atletico melakukan tekel bersih dan 21 kali intercept. Jumlah itu jauh lebih banyak ketimbang para pemain Barca.

Sedangkan kontra Bayern, melakukan 55 kali tekel bersih dan 25 kali intercept. Bandingkan dengan para pemain Bayern yang pada laga itu melakukan 35 kali tekel bersih dan 6 kali intercept.

Lini belakang Atletico, dikenal solid (foto:

Lini belakang Atletico, dikenal solid (foto:

  1. Punya ‘Joker’

Lawan selalu mengantisipasi pemain-pemain bintang yang dimiliki Atletico. Padahal, Atletico memiliki pemain kunci yang kurang diperhitungkan namun sejatinya ia berperan besar. Itu ada pada sosok Saúl Ñiguez. Kontra Barca dan Bayern, penampilannya sangat memukau. Ia pemain yang multifungsi. Ia bisa berfungsi sebagai deep playmaker, bek tengah, gelandang kiri, dan kontra Bayern , ia digeser ke kanan.

Saul, pemainyang kurang dikenal namun menentukan (foto:metro.co.uk)

Saul, pemainyang kurang dikenal namun menentukan (foto:metro.co.uk)

 

  1. Percaya didikan sendiri

Dalam laga yang menentukan kontra Barca dan Bayern, Atletico berani menurunkan pemain-pemain jebolan akademi mereka. Di antaranya Koke, Fernando Torres, Gabi, dan  Saúl. Fakta ini sangat berbeda dengan kontestan semifinalis lainnya. Sekali pun dengan tim tetangga Atletico, Real Madrid yang justru jor-joran membeli pemain yang sudah jadi.

Koke, jebolan akademi Atletico (foto:espn)

Koke, jebolan akademi Atletico (foto:espn)

 

(Visited 158 times, 3 visits today)
Editor: Hanif Marjuni