Offside.co.id

Aji Santoso Nikmati Tekanan Aremania

Selasa 10 Januari 2017 13:15 WIB

Offside.co.id – Mungkin hanya Arema FC yang memberanikan diri untuk menarik beberapa legenda yang telah membesarkan Arema, untuk dijadikan pelatih di tim tersebut. Salah satunya Aji Santoso.

Pelatih asal Kepanjen tersebut adalah mantan pemain yang pernah mengangkat piala bersama Arema di era Galatama (Liga Sepak bola Utama), sehingga saat ditunjuk menjadi pelatih Arema, seakan mimpi yang terwujud, yakni melatih tim yang pernah membesarkan namanya.

Selain itu, mimpi Aji yang terwujud selanjutnya adalah terbentuknya ASIFA, Aji Santoso International Football Academy. Sekolah sepak bola yang dikelola profesional oleh tim yang dibentuk Aji dan telah menelurkan beberapa pemain sekelas tim nasional.

Sempat dicap pengkhianat saat kepindahannya ke Persebaya, Aji Santoso kini dipercaya manajemen untuk menahkodai armada kapal Arema FC. Berikut wawancara singkat bersama Aji Santoso oleh Firman Muhammad dari Offside.co.id:

Selamat Sore coach, bagaimana kabarnya?

Kabar baik mas, Alhamdullilah sehat sampai saat ini

Terpilihnya Aji menjadi pelatih Arema FC menjadi pro dan kontra dari kalangan Aremania. Ada kritikan pedas dan ada juga pujian

Hal itu wajar bagi saya. Seorang Donald Trump saat terpilih menjadi presiden Amerika Serikat pun ada pro dan kontra. Saya ingin membuktikan keraguan Aremania selama ini tentang saya adalah salah. Beri saya waktu untuk menjawab tantangan ini. Berhasil atau tidaknya sebuah tantangan tahunya kan pada saat perjalanan.

BACA JUGA :   Wow! Eks Bintang MU "Merapat" di Bali United

Apa tidak risih dengan tekanan Aremania yang saat ini lebih kritis?

Ada analogi pelaut ulung akan berlayar di tengah lautan bukan di pinggir lautan, lalu bagaimana kita berlayar dengan selamat. Dimanapun orang yang berkarir secara profesional akan ada tantangan dan tekanan besar. Pelatih besar seperti Jose Mourinho, Zinedine Zidane dan Pep Guardiola bisa menjadi seperti sekarang karena tekanan dan tantangan. Tapi kita juga harus bisa memikirkan bagaimana cara kita keluar dari tekanan tersebut.

Ada treatment khusus dari Aji Santoso untuk bisa keluar dari tekanan?

Mereka berpikirnya hanya satu, tim ini berprestasi. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan tim ini sebaik-baiknya. Dengan kerja keras dan persiapan bagus akan menghasilkan yang terbaik. Saya setiap hari, baik di lapangan maupun di luar lapangan selalu memikirkan mengutak-atik apa yang cocok untuk pemain. Mulai dari latihan sampai skema permainan yang cocok itu bagaimana. Itu tidak mudah. Hal tersebut butuh proses dan pemikiran yang banyak. Saya selalu membaca buku untuk menambah wawasan saya.

BACA JUGA :   Bobotoh Minta Persib Juga Evaluasi Manajer Tim

Meski belum pasti jadwalnya, Bali Island Cup akan digelar. Apakah ada target pribadi dari Aji Santoso di turnamen ini?

Bali Island Cup cukup penting bagi tim. Arema merupakan juara bertahan dan momen yang bagus untuk pemanasan pra musim. Target saya bisa juara. Walaupun mungkin nantinya kondisi tim belum lengkap. Tapi saya akan maksimalkan pemain yang telah siap. Saya tidak pernah bergantung dengan satu atau dua pemain. Mana yang siap, ya itu dimaksimalkan.

Di luar itu semua, mimpi Aji sepertinya dikabulkan satu persatu. Mengangkat trofi di klub pernah, menjadi pemain timnas juga pernah. Sekarang menjadi pelatih Arema dan memiliki sekolah akademi sepak bola pribadi juga sudah. Apa lagi mimpi yang belum tercapai seorang Aji Santoso?

Saya belum tahu kedepannya bagaimana. Tapi saat ini saya ingin fokus dan total betul di Arema. Ini merupakan tantangan dari manajemen yang diberikan kepada saya untuk mencapai target. Saya suka dengan tantangan tersebut. Ini merupakan tugas dan tantangan yang berat bagi saya. Setelah semuanya sukses, baru saya berpikir ke depannya.

Firman Muhammad dari Offside.co.id bersama Aji Santoso.

(Visited 1.060 times, 10 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid