Offside.co.id

Carrasco: Sekali Spiderman, Tetap Spiderman

Rabu 8 Juni 2016 11:14 WIB

Offside.co.id – Tiga belas tahun yang lalu Cristian Carrasco (38) mengadu nasib di sepak bola Indonesia. Tak dinyana, kedatangannya langsung mencuri perhatian. Ia tampil memikat saat memperkuat PSMS Medan. Lalu pada tahun keduanya di Indonesia, hengkang ke Persebaya Surabaya dan mengantarkan Bajul Ijo juara Liga Indonesia.

Nilai pembeda Carrasco dibanding pemain asing lainnya, bukan hanya soal penampilan garang saat membobol gawang lawan. Ia kerap menunjukkan selebrasi yang  unik saat mencetak gol. Yakni dengan mengenakan topeng yang berbentuk spiderman.

Rabu (8/6), bomber asal Chile tersebut bertatap muka dengan Hanif Marjuni dari www. Gilabolamedia. Com. Ia menceritakan banyak hal soal sepak terjangnya di sepak bola Indonesia dan alasannya mengenakan topeng spiderman. Berikut petikan wawancaranya.

Hanif Marjuni (HM): Hai, apa kabar?

Cristian Carrasco (CC): Baik. Selalu sehat

HM: Belakangan jarang nongol di laga-laga resmi. Sudah pensiunkah?

 CC: Belum. Saya belum berniat untuk pensiun. Saat ini saya lebih banyak mengikuti pertandingan antarkampung. Lumayan untuk menjaga stamina.

HM: Bukankah tarkam berisiko besar  buat pemain profesional dan pendapatan tak besar?

CC: Saya hanya berhati-hati. Jika berisiko besar, saya mundur. Sesimpel itu. Yang penting saat ini ada biaya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tak masalah dari tarkam.

HM: Jadi, saat ini banyak waktu yang Anda habiskan hanya bermain tarkam di sekitar Jakarta dan Tangerang?

CC: Tidak hanya dua kota itu. Saya sering bekeliling di beberapa kota di Pulau Jawa. Saya pernah bermain takam hingga ke Medan. Menyenangkan. Tak kalah dengan laga resmi.

HM: Tak ingin kembali ke kasta tertinggi dan tanding normal?

CC: Sangat ingin. Jika ada klub berminat, saya pertimbangkan. Saat ini, saya hanya berpikir wajar. Mungkin perlu bagi sepak bola Indonesia.

HM: Jika hanya mengikuti tarkam, bagaimana cara anda menjaga kondisi?

CC: Saya setiap hari masih aktif latihan bersama Persita Tangerang. Apalagi mereka berlaga di ISC B yang tidak mengizinkan adanya pemain asing. Jadi, bergabungnya saya, juga ikut membantu Persita saat latihan.

HM: Terkait perjalanan panjang di sepak bola Indonesia, klub mana yang paling berkesan?

CC: Persebaya oke. Saya bisa mengantarkan klub itu juara.  Di Persita juga tak kalah nyaman. Lima musim saya berkostum Persita.

HM: Siap  a duet terhebat yang Anda rasakan selama di Indonesia?

CC: Kurniawan Dwi Yulianto. Dia striker yang cerdas dan bemain pintar. Saya bisa saling menutupi dengan gaya dia.

HM: Soal selebrasi gol, mengapa selalu mengenakan topeng spiderman?

CC: Jawabannya sederhana. Sejak kecil saya suka spiderman. Dia sosok yang sederhana namun bisa menolong sesame. Jika batman, dia kaya. Sudah punya mobil bagus pula. Spiderman tidak.

HM: Tidak pernah berpikir untuk ganti topeng?

CC: Sekali spiderman tetap spiderman.

HM: Ngomong-ngomong,ketika bertanding, di sebelah mana Anda menyimpan topeng tersebut?

CC:  Saya tempatkan di samping.  Ya, di bagian samping tubuh saya. Cara membawanya bagaimana? Itu rahasia saya. Hahaha.

HM: Di mana Anda membeli topeng itu?

CC: Saya beli di Chile. Setiap pulang, saya selalu membelinya. Topeng itu tidak ada di Indonesia.

Hanif Marjuni dari Offside.co.id saat wawancara dengan Carrasco. (foto:istimewa)

 

BERITA MENARIK LAINNYA :

Angkut Mobil ke Belanda, Depay Pergi dari MU

Filippo Inzaghi Pelatih Baru Venezia

Carrasco: Sekali Spiderman, Tetap Spiderman

Pekan Ini, Keputusan Persib Pakai GBLA

(Visited 1.034 times, 12 visits today)
Editor: Hanif Marjuni