Offside.co.id

Jafri Sastra : Saya Sudah Cukup Tahu dengan Suasana di Mitra Kukar

Kamis 4 Agustus 2016 10:11 WIB

Offside.co.id – Jafri Sastra baru saja cabut dari Persipura Jayapura. Sembilan jam kemudian, ia sepakat untuk melatih Mitra Kukar. Kesepakatan yang terjadi karena pelatih Mitra Kukar sebelumnya, Subangkit, mengundurkan diri. Jafri kembali melatih, dan langsung dimulai pada partai antara Persija vs Mitra Kukar di Solo pada hari Jumat, 5 Agustus nanti.

Lalu bagaimana sebenarnya  penjelasan dari pelatih yang beristrikan wanita asal Kota Payakumbuh Sumbar itu. Kepada Nofrialdi Nofi Sastera dari Offside.co.id, inilah penturan Jafri  secara detail.

Apa yang sebenarnya terjadi Coach sehingga dalam sembilan jam Anda bisa pindah melatih?

Pertama mungkin ini sudah digariskan Allah. Sebab hanya dalam hitungan jam, pensiun saya sebagai pelatih bola dicabut dan saya akhirnya melatih lagi.”

Apakah Anda ada masalah di Persipura?

Masalah tak ada. Tapi yang mungkin belum sanggup saya menerimanya adalah tuntutan masyarakat dan suporter Persipura yang maunya setiap main menang dan menang. Saya tentu tidak salahkan mereka, karena memang itulah tujuan main bola. Namun dengan kondisi pemain yang juga tidak terlalu istimewa, tuntutan itu akhirnya saya rasakan menjadi berlebihan. Alhamdulillah, manajemen dan para pemain juga tahu dan prihatin dengan keluhan dan kegelisahan saya. Dan akhirnya, ya itulah, kita kemudian bicara profesional, dan akhirnya sepakat untuk memutus hubungan kerja sama.”

Lalu bagaimana ceritanya ketika dalam hitungan jam Anda sudah memastikan diri menjadi pelatih Mitra Kukar Kukar kembali?

Usai membuat kesepakatan memutus hubungan kerjasama dengan Manajemen Persipura, saya kemudian tidur. Sorenya bangun tidur dan sholat Ashar, saya sempatkan jalan-jalan dan cari makan. Sekitar jam 21.00 datang SMS dari salah satu Manajemen Mitra Kukar. Dilanjutkan dengan pembicaraan telepon, ya akhirnya kami deal untuk kembali bekerjasama. Itu saja.”

Dengan proses yang cepat dan langsung memimpin tim untuk pertandingan 5 Agustus nanti, apa Anda yakin bisa membawa perubahan untuk Mitra Kukar?

Untuk instan dan sim salabim tentu tidak mungkin. Sepakbola kan butuh proses. Syukurnya hampir sebagian besar pemain adalah mereka yang dulu pernah bersama saya ketika juara Turnamen Piala Jendral Sudirman. Jadi mudah-mudahan prosesnya tidak akan terlalu sulit.”

Lalu apa target yang diberikan Manajemen Mitra Kukar kepada Anda?

Saya sebenarnya yang bertanya tentang apa target yang telah diberikan Manajemen kepada pelatih sebelumnya. Ternyata targetnya papan atas. Dalam hati saya berharap, semoga itu bisa tercapai.

Anda optimis?

Optimis? Haruslah. Saya sudah cukup tahu dengan suasana di Mitra Kukar yang penuh kekeluargaan. Pemain umumnya saya juga sudah tahu. Suporter pun sejauh ini sangat bersahabat. Apalagi partai yang tersisa juga masih banyak. Pokoknya kita usahakanlah”

Di putaran kedua apa ada kemungkinan menambah pemain?

Hehehe…. Tunggu dululah bicara terlalu jauh. Soalnya saya kan baru kembali memegang tim ini. Bagaimana bunyi kontrak dan hal-hal lain saya juga belum membacanya. Ya, kita lihatlah nanti.”

Oke Coach. Kalau begitu selama bekerja..

“Oke terimakasih. Mohon doanya juga dari semua sahabat-sahabat di Padang.”

 

 

 

(Visited 1.143 times, 1 visits today)
Editor: Hanif Marjuni