Offside.co.id

Nil Maizar: Yang Lalu, Biarlah Berlalu

Senin 6 Juni 2016 13:46 WIB

Offside.co.id – KONDISI persepakbola Indonesia yang belum sepenuhnya  normal pasca pencabutan pembekuan sanksi FIFA tentu merupakan siatuasi yang tak mudah untuk membentuk sebuah tim nasional. Dengan kondisi itu pula, adalah pekerjaan yang sangat sulit dan sangat menantang bagi seorang pelatih jika ia ditunjuk menangani Tim Nasional.

Menyikapi itu serta melihat kandidat  pelatih timnas yang hanya tinggal dua orang, Offside.co.id mencoba menggali kondisi sulit itu dari pandangan salah satu kandidat pelatih yang ada. Berikut adalah wawancara eksklusif Nofrialdi Nofi Sastera dari  Offside.co.id dengan Nilmaizar (NM) pada Senin siang (6/6)di Indarung, Padang.

Nofrialdi Nofi Sastera (NNS) : Selamat berpuasa dan sehat selalu coach. Sudah ada pemberitahuan tentang penunjukan pelatih nasional?

Nilmaizar (NM) : Alhamdulillah sehat Uda. Penunjukan jadi pelatih nasional? Jujur belum ada tuh. Hehehe…

NNS : Tapi jika terpilih, siap kan?

NM : Ya pasti Uda. Saya pasti siap jika negara membutuhkan. Bukan hanya soal kebanggaan atau cita-cita seorang pelatih saja agar ia bisa menjadi pelatih Timnas. Tapi lebih dari itu. Ini kan tugas negara. Salah besar jika kita sebagai seorang warga menolak tugas yang dipercayakan negara kepada kita.

NNS : Manajemen PS Semen Padang bagaimana?

NM : Alhamdulillah, dari apa yang saya rasakan serta apa yang saya baca di media-media, manajemen mendukung asal jelas surat penunjukannya. Terbukti waktu dipanggil PSSI untuk presentasi 1 Juni lalu, Alhamdulillah Pak Daconi (Dirut PT. Kabau Sirah Semen Padang – Pen) langsung yang mengizinkan.

BACA JUGA :   Inggris dan Belgia Rebut Tiga Poin

NNS : Lalu dengan kondisi persepakbolaan nasional dan PSSI yang belum sepenuhnya stabil, coach siap?

NM : Sekali lagi saya cinta negara ini. Karena itu kapan dan dalam keadaan apa pun, saya siap jika negara membutuhkan. Soal kondisi yang belum stabil? Harusnya kan kita bersama yang membuatnya bisa stabil. Ini negeri kita. Kita dong yang berkewajiban untuk membantunya kembali bangkit. Bagi saya pribadi ini tantangan. Dan saya suka tantangan. Insya Allah kita akan taklukkan tantangan itu. Tentunya dengan dukungan semua pihak.

NNS : Tak khawatir dengan keadaan seperti di tahun 2012 di Piala AFF dulu, saat banyak klub yang tidak mau mengirimkan pemainnya yang dipanggil?

NM : Tidak saatnya lagi kita untuk saling suudzon sementara pekerjaan belumlah dimulai. Beberapa hari terakhir ini memang banyak teman wartawan yang menanyakan soal kondisi PSSI dan soal pengalaman AFF 2012 dulu. Saya memang tidak mau menjawab, karena status saya masih kandidat. Saya juga tidak mau terjebak sendiri. Apalagi soal klub tidak kooperatif dengan federasi. Bagi saya itu sudah masa lalu.

NNS : Maksud coach?

NM : Ya, yang lalu, biarlah berlalu. Saya percaya, di saat mana setahun terakhir kita sudah tertinggal karena sanksi FIFA, tentunya menurut saya semua kita ingin Timnas kembali bangkit. Nah, inilah saatnya. Saya ingin kita semua lebih jauh melihat ke depan. Tidak masanya lagi kita melihat terlalu kecil hanya untuk kepentingan tertentu atau kepentingan. Sebagai orang yang cinta negara, saya percaya semua kita insan sepakbola, siapa pun dia juga pasti mencintai republik ini. Jadi saya yakin, semua akan dimudahkan oleh Yang Kuasa.

BACA JUGA :   Ini Dia Kunci Kemenangan Senegal!

NNS : Termasuk soal permintaan pemain ke klub-klub?

NM : Sebagaimana saya katakan tadi kita tidak perlu suudzon. Saya berpikirnya normatif saja. Saya juga tidak mau terlibat dalam kepentingan politik siapa pun. Saya hanya melihat sesuatu sesuai standar yang ada. Bahwa dimana pun di belahan bumi ini, jika negara membutuhkan, baik itu pelatih atau pemain, maka wajib hukumnya bagi pelatih dan pemain itu untuk memenuhi dan berbakti untuk negaranya. Saya sangat meyakini itu. Insya Allah!

NNS : Oke, terimakasih coach. Semoga sukses.

NM : Amin. Sama-sama. Insya Allah.

BERITA MENARIK LAINNYA :

Cristian Gonzales: Saya Siap Memakai Baju Anti Peluru

Tugiyo: Saya Kecewa dengan PSIS

7 Peraturan Baru FIFA, Bisa Tahu Warna CD Pesepakbola Wanita!

(Visited 154 times, 1 visits today)
Editor: Hanif Marjuni