Offside.co.id

Simon McMenemy: “Evan Dimas Pemain Muda Terbaik Saya”

Senin 13 Maret 2017 09:48 WIB

Offside.co.id – Simon McMenemy telah dipercaya untuk melatih Bhayangkara FC sejak musim lalu. Pelatih asal Skotlandia pun mengaku menemukan tantangan yang berbeda. Ia merasa di Bhayangkara FC tak melulu ditargetkan soal prestasi akhir. Tapi ada tanggungjawab lebih untuk memaksimalkan pemain muda. Seperti apakah pandangan eks pelatih timnas Filipina tersebut terhadap Bhayangkara FC? Berikut wawanacara Hanif Marjuni dari Offside.co.id dengan Simon  McMenemy.

Bagaimana Anda melihat persiapan Bhayangkara FC di kompetisi Liga 1 2017 mendatang?

“Saya melihat tim ini menjadi lebih baik. Banyak pemain muda potensial yang mulai matang. Mereka tidak hanya bagus buat tim ini. Tapi akan sangat bermanfaat buat sepak bola Indonesia. Saya sangat yakin tentang itu.”

Banyak pemain Anda yang background-nya polisi. Menurut Anda itu kekurangan atau justru keuntungan bagi tim?

“Saya tidak pernah merasa itu sebagai kekurangan. Sebaliknya, keuntungan bagi tim ini. Perlu diketahui, 12 pemain saya polisi. Dan mereka punya disiplin yang bisa diterapkan di tim ini. Itu yang bisa saya ambil sisi positifnya. Bisa jadi, kondisi seperti ini tak didapatkan pada tim-tim lain.”

Siapa pemain terbaik muda yang anda miliki?

“Evan dimas. Ia punya segalanya yang dibutuhkan negeri ini. Kualitas individu, kemampuan dalam tim, dan mengorganisasi permainan.”

Siapa striker muda terbaik di negeri ini?

“Jika ditangani dengan benar, saya merasa Dendy Sulistyawan bisa diandalkan. Dia cepat, punya penempatan posisi yang bagus dan bertalenta.”

Bagaimana sejatinya Anda menilai kualitas pemain-pemain Indonesia. Terutama pemain mudanya?

“Soal teknik, saya melihat tidak kalah jauh dibandingkan pemain-pemain Eropa. Hampir sama. Tapi dari sisi mental. Ada yang berbeda. Di sisi ini, menurut saya, pemain Indonesia masih kalah jauh. Harus belajar banyak dari pemain-pemain Eropa.”

Kongretnya?

“Di dalam lapangan, saya melihat sama antara pemain Indonesia dan Eropa. Kalau pun ada perbedaan, tak beda jauh. Tapi, di luar lapangan, mental pemain Indonesia kurang. Mereka kadang kurang disiplin sebagai pemain bola profesional. Seperti nutrisi, kebugaran, waktu istirahatdan lain-lain, kurang diperhatikan. Padahal itu sangat penting.”

Ok. Terima kasih dan semoga Anda sukses.

“Terima kasih. Salam buat pembaca Offside.co.id dan tentunya penggemar Bhayangkara FC.”

(Visited 760 times, 3 visits today)
Editor: Hanif Marjuni