Offside.co.id

Trofeo Persija 2016, Sensasi Tanpa Aroma Industri

Minggu 10 April 2016 09:36 WIB

Tim Macan Kemayoran baru saja memenangi gelaran bertajuk Trofeo Persija di Gelora Bung Karno, Sabtu (9/4). Selain bisa melepas dahaga penonton Persija, Jakmania juga bangga timnya juara. Andai panpel lebih kreatif, tentu Trofeo Persija 2016 bisa dikemas lebih keren lagi. Ada kesan, sensasi tim Ibukota ini minim aroma industri.

Panpel memang tidak menyediakan hadiah uang tunai untuk turnamen segitiga yang juga diikuti dua klub luar Jawa, yakni PSM Makassar dan Bali United, tersebut. Pemenang turnamen itu hanya mendapatkan trofi sebagai tanda mereka menjuarai ajang itu.

“Kami berterima kasih kepada dua tim sahabat yang turut serta, walaupun hanya trofi,” ucap Hanif Ditya, ketua panpel. “Meski tidak ada hadiah lainnya, trofeo ini merupakan ajang yang tak bisa dinilai harganya karena kami bermain berdasarkan rasa persahabatan..”

Panpel bebas beralasan apa saja. Namun jika melihat fakta di lapangan, sungguh sangat disayangkan. Bayangkan, 47.500 lembar tiket yang dibanderol Rp 50 ribu (ekonomi) dan Rp Rp 100 ribu (VIP), telah ludes diborong Jakmania. Diyakini, yang masuk stadion jauh di atas jumlah itu. Apa komentar Ismed Sofyan? Baca selengkapnya …

Bahkan kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan mengaku terkejut dengan gelombang dukungan Jakmania saat menyaksikan Trofeo Persija 2016. Ismed pun mendedikasikan kemenangan timnya untuk para suporter.

“Suporter sangat luar biasa. Malam ini kemenangan kami persembahkan untuk Jakmania. Saya sampai merinding mendengar mereka bernyanyi dan beratraksi. Luar biasa,” kata Ismed seusai pertandingan.

Sepanjang pertandingan, Jakmania menyanyikan yel-yel dan tak hentinya bernyanyi. Bahkan, ketika pertandingan sempat terhenti akibat hujan, Jakmania tak berhenti bernyanyi dan bersorak.

Ismed tentu paham. skala Trofeo Persija tak sebesar Piala Presiden, Piala Jendral Sudirman, atau Piala Bhayangkara, baik dari segi hadiah dan tim peserta. Namun justru karena minimnya hadiah itu Ismed makin terharu.

Terbukti, di event sederhana ini saja Jakmania mendukung secara luar biasa, bagaimana jika di event yang lebih besar. Memang tim Macan Kemayoran belum mampu bersaing di turnamen besar yang sudah berlalu.

“Tapi apapun saya bangga. Saya gembira atas keberhasilan tim meraih gelar juara Trofeo Persija 2016. Ini adalah gelar pertama saya sejak menangani tim,” ujar pelatih Persija Jakarta, Paulo Camargo.

Persija keluar sebagai kampiun usai menaklukkan Bali United dengan skor 1-0 lewat gol Syahroni, setelah sebelumnya mengalahkan PSM Makassar dengan skor 4-1 lewat babak adu penalti. Sementara Bali United menang atas PSM dengan skor 2-0 lewat gol Miftahul Hamdi dan I Nyoman Sukarja.

Bagi Persija, keberhasilan mereka mengangkat tropi Trofeo kelima ini merupakan sebuah prestasi tersendiri. Dari lima kalai penyelenggaraan Trofeo, Persija empat kali menggenggam Trofi. Hanya pada 2013, Arema sukses memutus dominasi Macan Kemayoran.

Selemat, Persija. (SN)

Klasemen akhir Trofeo Persija V/2016

Persija Jakarta 5 Poin
Bali United 3 Poin
PSM Makassar 1 Poin

Daftar pemain Trofeo Persija 2016 :

Bali United

Rully Desrian, Moch Diky Indriyani, I Nyoman Adi Parwa, Agus Nova Wiantara, Ganjar Mukti Muhardiyana, Bobby Satriap, Ricky Fajrin Sautra, Felsianus Junius R Bete, Francisco Insa Bohigues, Fadil, Hendra Sandi Gunawan, Loundry Meilana Setiawan, Lucas Garcia Benetao, Syakir, I Gede Sukadana Pratama, Miftahul Hamdi, I Nyoman Sukarja, Martinus Novianto Ardhi, Silvio Escobar Benitez, Yebes Roni Malaifani, Lenardo Semiao Granado, Rafid Habibie

PSM Makassar

Dimas Galih Rratama, Davit Ariyanto, Ardan Aras, Boman Bi Irie Aime, Erwin Gutawa, Jajang Maulana, Hendra Wijaya, Valentino Telaubun, Frengky Adi Kossay, Rapael Sanda Khaero, Hasan Basri Lohy, Rizky A.S Pelu, Syamsul Bachri Haeruddin, Alex Da Silva De Souza, Rasyid Assahid Bakri, Maldini Pali, Ridwan Tawainella, Hasan Husain, Rahmat, Ferdinan Alfred Sinaga, Lamine Diarrassouba, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Syaiful, Muh Fadlan Gufran, Andri, Fajar Amir, Wasyiat Hasbullah, Ahmad Harisatria Perdana Ajis,

Persija Jakarta

Andritany Ardhiyasa, Reku Rahayu, Rizky Darmawan, Ismed Sofyan, Vava Mario Yagalo, Gunawan Dwi Cahyo, Maman Abdurahman, Firmansyah, Andik Rendika Rama, Ramdani Lestaluhu, Amarzuki, Novri Setiawan, Pandi Ahmad Lestaluhu, Abrizal Umanailo, Rudi Setiawan, Ade Jantra, Aldi Al Ahya, Rahmad Affandi, Rezaldi Hehanusa, Rafael dos Santos Lima, William Pacheco, Patrick da Silva, Ransford Akwei Addo, Syahroni, Daryono

(Visited 127 times, 2 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid