Offside.co.id

Aguero Tinggalkan Man City! Guardiola Pasrah

Senin 13 Februari 2017 14:52 WIB

Offside.co.id – Sergio Aguero (28) segera meninggalkan Manchester City akhir musim ini. Bos City, Pep Guardiola, mengaku tak mampu mencegah kepergian sang striker.

Aguero dibangku-cadangkan dalam beberapa laga terakhir. Posisi sebagai striker utama telah diambil alih oleh young gun asal Brasil yang baru direkrut, Gabriel Jesus.

Seperti dikutip Indepediente, Guardiola mengindikasikan Aguero bisa pergi dari Etihad Stadium akhir musim 2016/17. Masa depan striker gempal asal Argentina itu kian mengambang di Etihad karena dua hal.

Selain terkait kinerja Aguero saat beradaptasi dengan strategi Guardiola yang penuh tekanan, juga lantaran performa impresif Gabriel Jesus. Kontrak Aguero masih berlaku hingga 2020.

Dengan formasi tiga pemain depan, Aguero bukan pilihan utama lagi seperti selama ini. Dalam dua laga City terakhir, tiga pos terdepan diisi Gabriel Jesus dengan Leroy Sane dan Raheem Sterling sebagai pendamping.

Jesus, dikontrak dari Palmeiras senilai 27 juta pound (Rp 445 miliar) Januari lalu, dinilai cocok dengan skema Guardiola. Ia mencetak tiga gol dalam dua laga perdana dengan kostum City. Dua gol Jesus dalam kemenangan 2-1 atas Swansea delapan hari lalu, terus mendapat pujian.

Dalam lagan anti malam kontra Bournemouth, besar kemungkinan Aguero jadi penghangat bangku cadangan. Hal itu tak bisa diterima stiker top yang dalam beberapa tahun terakhir jadi monster bagi gawang lawan.

Prestasi Aguero musim ini sebenarnya bagus. Ia masih jadi top scorer City dengan 18 gol di semua kompetisi. Sayangnya, citranya sempat meredup akibat empat kali gagal mengeksekusi tendangan penalti.

Selain itu, ia juga dipaksa tak bisa bertanding di tujuh laga akibat sanksi FA. Aguero pun kehilangan tempat di skuad timnas Argentina. Sikap Guardiola sendiri jelas. Dalam skema barunya, ia tak bisa memberi garansi tempat utama kepada Aguero, bahkan sekadar untuk menahannya pergi dari Etihad.

“Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di akhir musim nanti. Yang kutahu, sangat sulit mendapatkan seorang penyerang top. Pemain-pemain di lini depan City, adalah beberapa di antaranya,” kata Pep. “Aku ingin mereka bertahan, tapi sungguh akhir musim aku tak tahu. Bahkan dalam karierku (sebagai pemain dan manajer), aku tak tahu tentang apa yang akan terjadi.”

Guardiola mulai terpinggirkan di formasi tiga penyerang (Jesus, Sane dan Sterling), sejak kemenangan City 3-0 di babak keempat Piala FA kontra Crystal Palace, 28 Januari. Saat itu Aguero absen karena cedera ringan.

Overall, Guardiola tetap puas dengan performa Aguero. “Tentang Aguero, clear. Sejak awal aku tahu kekuatannya dan tahu ia selalu tampil maksimal. Ia tampil ngotot dan membuat banyak peluang saat melawan Tottenham. Tapi saat lawan Crystal Palace, aku kagum dengan tiga pasangan baru di lini depan, tanpa Aguero,” jelas Pep.

Aguero, dibeli dari Atletico Madrid senilai 38 juta pound (Rp 627 miliar) pada 2011. Guardiola bersikeras tak ingin menjual Aguero, tapi ogah memberinya tempat utama. “Sergio tahu tekanan terhadap manajer dan klub. Aku tak ingin menjualnya dan berharap ia tinggal lebih lama disini. Kecuali, dia sendiri yang meminta dijual,” tutup Guardiola, pasrah. (SN)

(Visited 63 times, 1 visits today)
Editor: Sigit Nugroho