Offside.co.id

Bukan Cuma Gaji yang Bikin Lukaku Ngambek

Kamis 16 Maret 2017 08:04 WIB

Offside.co.id – Yerungkap! Alotnya proses perpanjangan kontrak striker Everton, Romelu Lukaku (23), ternyata bukan cuma soal gaji.

Selama ini berita yang beredar menyebutkan, Lukaku ogah teken perpanjangan kontrak berdurasi 4 tahun (ada yang menyebut 5 tahun), semata soal gaji yang “kecil”.

Striker Belgia itu tadinya dibayar 90 ribu pound per pekan. Dalam kontrak baru, Everton menaikkan gajinya jadi 140 ribu pound (sekitar Rp 2,2 miliar) per pekan.

Hal ini dilakukan tim asuhan Ronald Koeman itu demi merespon ketajaman sang striker yang kini jadi top scorer EPL dengan 19 gol bersama Harry Kane (Spurs).

Nyatanya, Lukaku melalui agennya, Mini Raiola, cukup detail dalam membaca kontrak. Dalam salah satu klausul, yakni buy out clause, disebutkan angkanya amat fantastis: 90 juta pound atau hampir menyentuh Rp 1,5 triliun!

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

Jumlah itu akan menjadi pemecahan rekor dunia pemain termahal di dunia yang saat ini dipegang Paul Pogba senilai 89 juta pound. Ya, cuma beda 1 juta pound.

Kubu Lukaku meminta angka buy out clause hanya 60-70 juta pound, agar klub peminat tak langsung mundur teratur.

Sementara The Telegraph melaporkan, Direksi Everton, Bill Kenwright, berpikiran sebaliknya. Jika angka itu disetujui, akenwright takut dua klub kaya, Manchester United dan Chelsea, akan membelinya.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

Sang pemain pun ngambek. Seperti pemain lain, ia pun ingin bermain di klub besar dengan gaji besar pula. Di MU atau Chelsea, minimal ia bisa mendapatkan gaji 200 ribu pound (Rp 3,3 miliar) per pekan.

Lukaku sebenarnya dulu milik Chelsea. Akibat minim menit bermain, ia dipinjamkan ke  West Bromwich Albion pada 2012, lalu ke Everton 2013, dan akhirnya pada 2014 dibeli secara permanen oleh klub bermarkas di Goodison Park itu. (SN)

 

(Visited 145 times, 2 visits today)
Editor: Sigit Nugroho