Offside.co.id

Efek Pemecatan Ranieri, Vardy Diancam Bunuh!

Selasa 21 Maret 2017 09:07 WIB

Offside.co.id – Pengakuan striker Liecester City, James Vardy, tampaknya patut jadi perhatian semua pihak di Premier League.

Varfy mengaku, ia dan keluarganya mendapatkan ancaman pembunuhan dari sekelompok suporter The Foxes. Diduga ancaman itu sebagai efek dari pemecatan manajer Claudio Ranieri, dua bulan lalu.

Pria Italia itu sesungguhnya telah menorehkan tinta emas bagi Leicester dengan memberikan trofi Liga Inggris 2015/16. Raihan itu merupakan prestasi terbaik sepanjang sejarah berdirinya klub.

Namun langkah Foxes musim ini sungguh bertolak belakang. Terancam terdegradasi, manajemen klub pun memecat Ranieri.

Vardy dan para pemain senior lain pun dituduh berada di balik pemecatan sang pelatih. Sekalipun tim terpuruk, fans masih bisa memahami. Namun membuang Rinieri yang baru saja berjasa bagi klub, dianggap fans sebagai tindakan berlebihan.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

“Padahal saat manajemen memberi tahu nasib Ranieri kepada kami, semua pemain ikut merasa sedih,” ungkap Vardy kepada para jurnalis. “Lalu bermunculan tuduhan ngawur kepada pemain. Kami pun tak bisa berbuat apa-apa untuk membela Ranieri.”

Skuad Leicester pun mencoba melupakan hal itu dan berkonsentrasi kembali untuk sepak bola.

“Aku membaca berita yang isinya aku terlibat dalam meeting pemecatan Ranieri seusai laga lawan Sevilla. Padahal, waktu itu aku menjalani tes anti-doping selama tiga jam! Beberapa reporter pun mengerumuni aku, untuk melakukan wawancara,” jelasnya.

Selepas itu, ia dan Rebekah, isterinya, beberapa kali mendapat cacian di jalanan, dan di antaranya ada yang berupa ancaman pembunuhan.

BACA JUGA :   Tiga Suporter Tewas Harus Diusut Tuntas

“Sejujurnya, setiap pekan aku menelan hal-hal seperti itu. Fans tampaknya tak menyukaiku. Aku dilecehkan di beberapa stadion. Tapi itulah bagian dari paket sepak bola. Kau harus terbiasa dengan mereka,” tutur Vardy dengan nada pasrah.

Ia akan berusaha membiasakan diri dengan semua itu. “Namun ketika orang mencoba mencelakai istrimu saat menyetir mobil dan anak-anak duduk di kursi belakang, itu sungguh mengerikan,” ungkapnya. (SN)

 

(Visited 104 times, 1 visits today)
Editor: Sigit Nugroho