Offside.co.id

Gawat! Video Porno Eks Pilar Aston Villa Tersebar di Dunia Maya

Sabtu 8 Oktober 2016 12:35 WIB

Offside.co.id – Kasus video porno menimpa pemain bola. Mantan bek Aston Villa, Antonio Luna meminta maaf ke publik setelah rekaman hubungan seks mereka bocor ke internet. Tragis.

Antonio Luna yang kini berkostum Eibar dan rekan setimnya, Sergi Enrich, merekam hubungan seks mereka bersama seorang wanita tak bernama. Apesnya, video tersebut tersebar luas.

Luna dan Enrich mengungkapkan penyesalan setelah kegiatan privasi mereka menjadi viral. Tapi, mereka tak menyalahkan siapapun kecuali mereka sendiri, terutama setelah mencoreng nama mereka dan reputasi klub yang dibelanya.

Enrich pun mengeluarkan pernyataan meminta maaf panjang lebar lewat akun Twitter-nya.

BACA JUGA :   Modric Bawa Kroasia Ungguli Nigeria

“Di tengah beredarnya sebuah video seksual di sosial media yang melibatkan saya, kami ingin menegaskan kalau video kegiatan pribadi itu direkam dengan keputusan orang dewasa, di dalam batas kebebasan yang dinikmati kami semua,” ujar Enrich.

“Kami sangat menyesal atas hal tersebut. Kami tidak bertanggung jawab atas gambar tersebut yang telah disebar tanpa sepengetahuan atau izin dari kami.”

“Kami menyesal atas potensi gangguan (tidak hanya) kepada image kami tapi juga klub, kostum yang kami wakilkan, dan bisa juga menghina suporter dan kota Eibar secara keseluruhan.”

“Kami sadar kalau pemain sepakbola profesional harus memberikan contoh sekecil apapun, terutama pada anak-anak. Itu alasan kami meminta maaf kalau insiden ini sampai menimbulkan masalah untuk orang lain.”

BACA JUGA :   Tahan Brasil, Swiss Ingin Pengakuan Lebih

Kami juga ingin meminta maaf pada pihak ketiga yang juga bisa rusak reputasinya atas peredaran video ini.”

“Kami menegaskan tetap menjunjung tinggi kehormatan SD Eibar yang telah mereka tunjukkan sejak kami datang ke Eibar. Kami harap insiden ini tidak merusak image klub, atau rekan-rekan kami.”

“Sergi Enrich dan Antonio Luna.”

 

(Visited 1.670 times, 42 visits today)
Editor: Hanif Marjuni