Offside.co.id

Kane Bikin Arsenal Keok di Derby London

Minggu 11 Februari 2018 09:43 WIB

Offside.co.id – Arsenal tumbang oleh Tottenham Hotspur 0-1 pada laga derby London di pekan ke-27 Liga Primer Inggris di White Hart Lane. Pelatih Arsene Wenger menyesalkan kekalahan Arsenal yang berdampak pada perolehan nilai “The Gunners” di klasemen sementara.

Kegagalan mendapatkan poin membuat Arsenal terpaut enam poin dari posisi keempat, batas akhir zona Champions. Namun, manajer Arsenal, Arsene Wenger menolak ‘menyerah’ untuk mengejar zona Liga Champions setelah timnya kalah dalam derby London Utara tersebut. Arsenal menduduki posisi keenam nilai 45, di bawah Chelsea (50), dan Liverpool (51).

Kemenangan Spurs sendiri diperoleh berkat sundulan Harry Kane di babak kedua. Sementara Arsenal melewatkan beberapa peluang setelah gol tersebut, namun Wenger merasa timnya seharusnya memenangkan pertandingan di babak pertama.

“Pertandingan seharusnya berpihak kepada kami di babak pertama. Kami melewatkan kesempatan pada serangan balik,” katanya.

“Di babak kedua kami kehilangan permainan setelah mereka mendapatkan satu gol, Kami tidak stabil dengan gol yang mereka capai dan mereka memiliki dua atau tiga peluang bagus di mana mereka bisa mencetak gol lagi,” Wenger mengungkapkan.

“Dan di bagian akhir pertandingan kami seharusnya kembali ke 1-1. Kami memiliki peluang, situasi berbahaya dan kami tidak mengubahnya menjadi gol, disitulah penyesalan saya,” kata Wenger menyesalkan.

Wenger mengakui bahwa peluang timnya untuk finis di posisi empat besar sekarang terlihat suram, namun menolak menyerah sepenuhnya. “Ini adalah permainan yang tidak bisa kami timbang, tentu saja, dan itu membuat ini jauh lebih sulit sekarang, tapi kami harus berjuang selama kita memiliki kesempatan matematis,” katanya.

Arsenal bisa lolos ke Liga Champions dengan memenangkan Liga Europa, di mana mereka menghadapi tim Swedia, Ostersund, Kamis. Namun, Wenger mengatakan, “terlalu dini” untuk mulai fokus ke Eropa dengan mengorbankan Liga Primer.

“Sepak bola bukan tentang mematikan tiga game dan beralih untuk satu pertandingan,” katanya. “Saya pikir kita harus berjuang untuk memiliki kesempatan untuk kembali,” katanya.

Walaupun ada harapan di Liga Europa, tetapi pelatih asal Prancis tersebut tetap mengusahakan zona Liga Champions dari jalur Liga Primer. “Secara keseluruhan bagi saya itu hasil yang sangat mengecewakan, karena prioritasnya harus berada di Liga Champions melalui Premier League. Saya bukan penggemar berat Liga Europa.” (IZZAT/KS)

(Visited 15 times, 1 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo