Offside.co.id

Lawan Steaua Jadi Laga Perpisahan Joe Hart?

Kamis 25 Agustus 2016 14:01 WIB

Offside.co.id – Nasib penjaga gawang Manchester City, Joe Hart di Stadion Etihad dalam ketidakpastian. Hal ini terjadi sejak ditunjuknya Josep Guardiola sebagai manajer baru klub berjuluk Blue Moon tersebut.

Laga melawan Steaua Bucharest pada Kamis (25/8) dini hari WIB pada playoff Liga Champions leg kedua di Stadion Etihad disebut-sebut sebagai laga perpisahan kiper 29 tahun ini. Apalagi pada laga tersebut, ia ditunjuk sebagai kapten tim dan sukses mengantarkan kemenangan 1-0.

Nasib Hart memang berada di ambang pintu keluar dari Stadion Etihad. Pasalnya, ia harus rela menjadi pilihan kedua Pep Guardiola dan pelatih Spanyol ini lebih memilih Willy Caballero sebagai penjaga gawang nomor satu sejak dimulainya Premier League tiga pekan lalu.

Bahkan Guardiola juga tengah merampungkan kedatangan kiper Barcelona, Claudio Bravo. Posisi Hart pun semakin terjepit. Ia juga terekam kamera saat berseteru dengan Guardiola dalam suatu latihan tim, sehari jelang laga melawan Steaua.

Situasi yang dialami Hart pun menjadi perhatian serius bagi para pendukung City. Pasalnya, kehadirannya di bawah mistar gawang The Citizen sejak 2010 lalu telah membuatnya menjadi salah satu pemain idola di Stadion Etihad, bahkan pendukung menyebutnya sebagai pemain legenda.

BACA JUGA :   Rusia Amankan Tiket Putaran Kedua

Jika laga melawan Steaua terbukti menjadi laga perpisahan Hart, setidaknya ia telah diberikan sebuah penghargaan dari seluruh fans yang hadir pada laga tersebut dengan berbagai nyanyian, tepuk tangan dan juga spanduk yang berisi beragam dukungan kepada pemain yang begabung dengan City sejak 2006 tersebut.

hart5“Ini adalah malam yang sangat istimewa bagi saya. Kita semua tahu ada sesuatu yang terjadi, tapi di luar itu, kita mampu meraih hasil yang baik. Ini adalah malam yang khusus bagi kita, dan juga malam yang spesial bagi saya,” kata Hart usai laga dilansir dari BT Sport.

“Stadion ini telah menjadi tempat yang berarti bagi saya, dan malam ini benar-benar bagus. Saya sangat menghargai orang-orang di Manchester City, dan mereka juga menghargai saya. Saya sangat menikmati permainan pada malam ini, tapi segala sesuatu terjadi dalam sepak bola,” lanjutnya.

Jika akhirnya Hart memutuskan untuk pergi ke tim lain, UEFA memberikan konfirmasi bahwa kiper kelahiran Shrewsbury itu masih bisa bermain di Liga Champions atau Liga Europa meskipun telah menjalani satu pertandingan bersama City di babak playoff Liga Champions.

BACA JUGA :   Tekuk Kolombia, Jepang Catat Sejarah Baru

hart3Sang manajer, Pep Guardiola menegaskan, ia adalah manajer City saat ini dan semua orang harus mengikuti aturannya. Hal ini ia nyatakan dalam jumpa pers setelah pertandingan.

“Saya tahu Joe Hart adalah legenda klub, apalagi ia juga telah memenangkan trofi Premier League bersama City. Saya senang dengan banyak fans mencintainya dan memperlakukan dia dengan baik,” kata Guardiola.

“Tapi di sini saya adalah yang mengambil keputusan. Keputusan saya sebagai pelatih kadang-kadang baik, dan juga terkadang tidak membuat orang lain senang. Saya tidak bisa menyembunyikan apa yang saya rasakan. Saya jujur dengan Joe, klub dan semua pemain dalam skuat. Saya mempunyai peraturan, dan semua harus mengikuti aturan saya,” pungkasnya.

(Visited 295 times, 3 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid