Offside.co.id

Mourinho: Dia Diusir Wasit Karena Dia Fellaini!

Jumat 28 April 2017 06:03 WIB

Offside.co.id – Pengusiran oleh wasit Martin Atkinson terhadap Marouane Fellaini jelas mengubah jalannya laga Derby Manchester, Jumat dini hari, yang berakhir 0-0.

Laga panas yang dihelat di Etihad Stadium itu menjadi makin ramai lantaran Fellaini terlibat insiden dengan striker Manchester City, Sergio Aguero.

Fellaini baru saja dihadiahi kartu kuning wasit akibat menjepit Aguero dari belakang. Ia protes. Insiden serupa yang sering diterima Marcus Rashford, tak dikenai kartu. Wasit tak menggubris.

Begitu bola ditendang dan diterima Aguero (dalam hitungan detik), Fellaini mengejar dan menjatuhkan dia. Sebuah pelanggaran ringan. Tapi hal itu jadi fatal, sebab gelandang Belgia itu beradu mulut dengan Aguero.

Kedua pemain menempelkan dahi masing-masing, namun lantaran jengkel Fellaini melakukan gerakan menanduk. Ia menilai Aguero melakukan diving. Aguero terguling-guling. Aksi ini makin membuat Fellaini geram. Wasit pun mencabut kartu merah.

BACA JUGA :   Sah, Spaso Milik Bali United!

Sekalipun kesal dengan sikap Fellaini, apalagi insiden berada jauh dari kotak penalti, tak urung Mourinho menyentil sang pengadil.

“Fellaini diusir dari lapangan karena siapa dirinya. Karena dia seorang Fellaini!” ujar Mou seusai laga dengan nada sinis. “Saya tidak menonton insiden Fellaini di TV tapi saya berbicara dengan Fellaini. Dia pikir itu kartu merah karena dia Fellaini.”

Ya, Fellaini memang identik dengan kartu merah. Selama membela MU, sudah lebih dari 3 kartu merah ia terima. Dia menilai, wasit jadi terpengaruh. Padahal, menurutnya banyak pelanggaran yang serupa ia lakukan, tak berimbang pada kartu tersebut.

Mourinho bahkan langsung bisa menebak langkah wasit saat jatuhnya Aguero untuk kali kedua.

“Betul tebakan saya, itu kartu merah. Pemain Argentina itu sangat cerdas dan berpengalaman,” sambung Mourinho.

BACA JUGA :   Kim Jeffrey Bisa Pulih Lebih Cepat

Terkait kartu merah Fellaini, eks kapten MU, Gary Neville, mendamprat habis-habisan. “Hanya kegilaan yang membuat seorang pemain yang baru mendapatkan kartu kuning, melakukan pelanggaran lagi hanya selang beberapa detik seusai insiden,” katanya pada Sky Sports.

Fellaini yang sepanjang musim terus dikritik para legenda MU seperti Paul Scholes dan Roy Keane, sebenarnya amat berperan besar pada beberapa laga krusial United. Tak terkecuali dalam laga derby.

Dia gelandang tangguh, kuat dalam merebut bola, sulit dilewati, serta kerap memotong serangan sejak di lini tengah. Jika harapannya adalah membagi bola, memang, itu tugas seorang playmaker. Bukan dia. (SN)

(Visited 156 times, 1 visits today)
Editor: Sigit Nugroho