Offside.co.id

Gianluigi Buffon: Kiper Harus Masokis

Selasa 21 Maret 2017 05:50 WIB

Offside.co.id – Gianluigi Buffon bercerita banyak soal perjalanan kariernya. Menurutnya, tidak mudah untuk menjadi seorang kiper. Apalagi jadi kiper di sebuah klub besar yang identik mudah mengoleksi gelar juara.

Penjaga gawang Juventus itu menyebut kiper memiliki kesamaan dengan wasit. Punya kekuasaan untuk memberi perintah tapi hanya bisa kebobolan dan tidak bisa mencetak angka. “Kiper harus masokis dan secara konstan menahan berbagai hinaan,” kata Buffon saat diwawancarai Kicker, pekan lalu.

Buffon menegaskan psikolog harusnya mempelajari sisi lain peran kiper. Karena menurutnya peran ini sangat kontradiktif. “Untuk saya ketika melakukan kesalahan saya akan kecewa dan butuh berhari-hari untuk memulihkannya. Saya iri dengan mereka yang tidak begitu merasakannya,” kata Buffon.

Dalam perjalanan kariernya, ia sempat merasakan beragam gelar yang mentereng. Mulai dari tujuh kali merasakan gelar scudetto bersama Juventus pada musim 2001–2002, 2002–2003, 2004–2005, 2005–2006, 2011–2012, 2012–2013, 2013–2014, 2014–2015, 2015–2016 hingga pada gelar Piala Dunia 2006 bersama timnas Italia.

Akan tetapi, ada satu gelar yang belum pernah ia rasakan, yakni juara di Liga Champions. Maklum, khusus yang satu ini prestasi terbaik yang pernah dirasakan Buffon ialah finalis Liga Champions pada musim 2002-2003 dan 2014-2015. “Jika saya memenangkan Liga Champions saya akan kosong, itu dalam fikiran saya,” terag Buffon.

Akankah Buffon bisa mewujudkan keinginannya tersebut ketika ia sudah berumur 39 tahun? Kebetulan, Juventus akan menghadapai Barcelona di babak perempatfinal Liga Champions musim ini. Jika sukses melumat Barcelona, besar kemungkinan, harapan Buffon tersebut terwujud.

(Visited 150 times, 2 visits today)
Editor: Hanif Marjuni