Offside.co.id

Juventus Cemerlang, Milan Tertahan

Senin 27 November 2017 17:17 WIB

Offside.co.id – Juventus menyamai pencapaian positif antara Februari 2013 dan Maret 2014, yakni mencetak gol dalam 43 pertandingan Seri A berturut-turut.

Pada pertandingan pekan ke-14 Seri A, Juventus menang 3-0 atas Crotone di Stadion Allian, Minggu (26/11/2017) atau Senin dini hari WIB.

Tiga gol kemenangan Juventus pada laga tersebut dicetak oleh Mario Mandzukic (52′), Mattia de Sciglio (60′), dan Medhi Benatia (71′).

Inilah untuk ke-43 kalinya Juventus mengakhiri laga dengan tak pernah absen mencetak gol ke gawang lawan. Kali terakhir mereka gagal mencetak gol adalah saat kalah 0-1 di kandang AC Milan, 22 Oktober 2016.

Kemenangan ini tak mengubah posisi Juventus di klasemen sementara. Mereka tetap berada di posisi ketiga dengan koleksi 34 poin, tertinggal dari Napoli (38 poin) dan Inter Milan (36).

BACA JUGA :   Inggris dan Belgia Rebut Tiga Poin

Namun, pada pertandingan melawan Crotone, Juventus sempat dibuat kesulitan. Tuan rumah baru bisa mencetak gol ketika babak kedua berjalan tujuh menit. Bermula dari umpan sundulan Andrea Barzagli, tandukan Mandzukic memecah kebuntuan Juventus.

Delapan menit berselang, Juventus menggandakan keunggulan. Tendangan dari luar kotak penalti Mattia de Sciglio mengubah skor menjadi 2-0.

Benatia menutup pesta gol Juventus pada menit ke-71. Dia memanfaatkan kesalahan kiper Alex Cordaz dalam mengantisipasi tendangan Miralem Pjanic untuk mengunci kemenangan Juventus

 

Milan Ditahan Torino

Dalam laga lainnya, Milan yang menjamu Torino di San Siro, tak mampu berbuat banyak dan dipaksa bermain imbang tanpa gol.

“Rossoneri” bermain cukup dominan di pertandingan tersebut akan tetapi, mereka gagal menembus ketatnya pertahanan Torino yang diasuh Sinisa Mihajlovic tersebut. Mereka juga melepas belasan tembakan, namun hanya sekitar enam saja yang “on target” alias tepat sasaran.

BACA JUGA :   Jerman Tumbang Setelah 36 Tahun

Pada akhirnya, Andre Silva dan kawan-kawan tak bisa mencetak gol sama sekali.

Pelatih Milan Vincenzo Montella pun kemudian berkelit dengan mengatakan bahwa Milan sebenarnya mengontrol jalannya pertandingan. Namun karena strikernya kurang “pede”, mereka jadi tak bisa menuntaskan peluang-peluang yang muncul.

“Menganalisis permainan, Milan mengendalikannya dari awal sampai akhir,” serunya kepada Mediaset Premium.

“Kami menciptakan enam atau tujuh peluang mencetak gol yang bersih, dan kami salah menempatkan bola-bola final sebanyak itu juga. Saya tidak ingat Torino memiliki tendangan tepat sasaran selain di menit akhir,” tegas Montella.  (HISAN/KS)

(Visited 28 times, 2 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo