Offside.co.id

Kematian Astori Kecolongan buat Italia

Selasa 6 Maret 2018 12:47 WIB

Offside.co.id – Dunia medis Italia dikejutkan dengan kematian pesepakbola Fiorentina yang juga menjabat sebagai kapten tim “La Viola”, Davide Astori, pada 4 Maret 2018. Kematian Astori adalah sebuah kecolongan besar di Negeri Pizza.

Menurut kepala medis Napoli, Alfonso De Nicola, Italia adalah negara yang paling mementingkan kesehatan para pesepakbola di negaranya. Astori meninggal kala dia dan timnya sedang berada di Udine saat ingin bertandang ke Udinese. Saat itu timnya sudah bersiap namun hanya dirinya yang masih terlelap.

“Italia memiliki sistem paling unggul dibandingkan negara lain dalam hal pencegahan kematian secara tiba-tiba. Bidang ini telah kami pelajari selama bertahun-tahun,” ungkap De Nicola seperti dilansir Football Italia.

Namun Nicola menyesalkan hal ini harus terjadi di negaranya. “Sayangnya hal ini sudah terjadi. Kejadian ini membuat kami harus segera melakukan penelitian agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” tambahnya.

Nicola kembali menegaskan bahwa Italia menjunjung tinggi kesehatan dan kondisi para pemain. “Kami memiliki aturan ketat soal berbagai macam tes mengenai pemain. Hal itu kami lakukan demi menghindari kemungkinan masalah pada jantung dan sistem aliran udara lainnya yang bisa menyerang secara mendadak,” ujar doktor yang mendalami Ortopedi itu.

Mengenai hal ini, Federasi Sepak Bola Italia (GIGC) memberikan satu hari berkabung untuk menghormati kematian Astori. Beberapa pertandingan Seri A dan B terpaksa dihentikan.

Astori yang wafat diusia 31 tahun mulai berkarier di kasta junior bersama AC Milan di tahun 2001-2006 yang dilanjutkan di tim senior hingga 2008. Kemudian ia pernah membela Cagliari selama 8 tahun dari 2008 hingga 2016. Namun ia juga menjadi pemain pinjaman di AS Roma di tahun 2014-2015. (ARDI/KS)

(Visited 54 times, 4 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo