Dalam laga itu, Alvaro Morata mencetak gol penentu kemenangan, yang membuat Los Blancos merebut kembali puncak klasemen setelah sempat direbut Barca pasca kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid sehari sebelumnya.

Zidane jelas tidak terima. Legenda Prancis itu menyerang balik Pique sebagai orang yang tidak punya respek pada ofisial pertandingan.

“Siapa saja bisa menyampaikan pandangannya. Susah dihentikan. Tapi tak ada kebenaran dalam kata-katanya,” kata Zidane. “Kami melakukan apa yang pantas dilakukan di atas lapangan dan aku bangga pada para pemain karena mereka menghormati wasit.”

Zidane menyebut, pihaknya hanya berniat menghibur penonton yang membayar untuk datang ke stadion. Baginya, Madrid selalu jadi klub profesional dan menaruh rasa hormat pada sepak bola dengan semua aspek pendukungnya.

“Aku tak ingin mengintervensi pekerjaan wasit, juga pemain. Mereka respek pada keputusan wasit di lapangan. Aku punya sekelompok pemain yang fantastis dan memiliki rasa hormat tersebut. Mereka melakukan hal yang benar,” lanjut Zidane.

Sikap serupa ia sampaikan pada Cristiano Ronaldo yang sukses mengeksekusi tendangan penalti. Gol inilah yang digugat Pique.

“Aku bisa memahami jika hadiah penalti itu membuat orang merasa terganggu. Terhadap pemain, aku bangga pada mereka, dan akan aku bela sampai mati,” ujar Zidane yang semasa pemain pernah emosi dan menanduk pemain Italia, Marco Materazzi. (SN)