Offside.co.id

Ketua MPR Dukung Indonesia Tuan Rumah Olimpiade 2032

Kamis 18 Juli 2019 17:57 WIB

Offside.co.id – Pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 mendapat dukungan penuh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan. Dirinya menyambut baik pencalonan tersebut dan memandang Indonesia mampu melaksanakan pesta olahraga seantero jagat yang dihelat sekali dalam empat tahun.

Komite Olimpiade Internasional atau IOC sendiri baru akan menentukan Olimpiade 2032 pada tahun 2025. Selain Indonesia, calon tuan rumah lainnya adalah India dan Korea Bersatu.

Dukungan Zulkifli dinyatakan saat menerima pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta periode 2019-2024 dibawah pimpinan Sayid Iskandarsyah di Gedung Nusantara III Lantai 9, Gedung MPR, Jakarta.

“Saya dukung banget Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032. Bapaknya Erick Thohir (Ketua Komite Olimpiade Indonesia, red) itu, sekampung sama saya,” ujar Zulkifli kelahiran Lampung 1962 ini.

Indonesia dinilai sukses menyelenggarakan Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018. Event olahraga ini mampu mempersatukan bangsa Indonesia.

BACA JUGA :   Ruben Tetap Dukung Bejo

Jika Indonesia nantinya terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade, maka akan jadi negara Asia keempat yang pernah menjadi tuan rumah. Tiga negara sebelumnya, yang pernah jadi tuan rumah adalah Jepang, Cina, dan Korea.

Rencananya Olimpiade 2020 akan berlangsung di Tokyo, Jepang dan 2024 di Paris serta 2028 Los Angeles,  Amerika Serikat.

Seperti diketahui Erick Thohir sebagai ketua KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dinilai punya peran besar dalam sukses penyelenggaraan Asian Games 2018.

Dan Erick juga diharapkan bisa memimpin Indonesia dalam pencalonan Olimpiade nanti. Saat ini, Erick Thohir juga baru terpilih sebagai IOC members di Swiss, bulan lalu.

 

Jangan Baper

Dalam kesempatan yang sama Zulkifli juga menyinggung soal telah selesainya pesta demokrasi (Pilpres dan Pileg) di Indonesia dengan ditetapkannya Joko Widodo sebagai presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melewati proses persidangan sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

BACA JUGA :   Gagal Menang, Lampard Tak Khawatir

Setelah keputusan MK, semua harus move on. Soalnya, pilpres hanya sekadar permainan politik (political game). Pilpres jangan jadi alat pemecah belah. “Seringkali saya bilang, just a political game. Semua harus sadari itu. Jadi, jangan baper terus. Kapan move-on nya kalau terus bermain perasaan,” ungkap Zulkifli.

“Pilpres dan juga pileg itu adalah political game. Kita jangan baper alias bawa perasaan kata anak sekarang. Setelah pemilu, pilpres dan pileg selesai, kita harus move on. Semua harus kembali ke basic kita masing-masing. Yang semula bekerja ayo kerja lagi,” papar Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan.

Pileg tujuannya untuk persatuan bukan sebaliknya. “Setelah pileg dan pemilu selesai harus bersatu. Yang menang bertugas mempersatukan Indonesia. Semua harus bersatu, untuk membangun bangsa ini,” katanya. (KS)

 

(Visited 11 times, 2 visits today)
Editor: Kesit B Handoyo

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply