Offside.co.id

Aremania Dilarang ke Sidoarjo

Jumat 16 September 2016 09:11 WIB

Offside.co.id – Arema Cronus terancam tanpa dukungan suporter setianya, Aremania saat melawan Bhayangkara FC (BFC) dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, besok (17/9).

Melalui Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) BFC, Rahmad Sumanjaya mengirimkan surat resmi dengan nomor 107/PANPEL-TSC/IX/2016, untuk meminta tidak ada mobilisasi massa atau suporter dari Malang untuk datang mendukung Arema Cronus di Sidoarjo dengan alasan keamanan pertandingan. Selain itu, Panpel BFC tidak memberikan jatah tiket kepada Aremania.

Menanggapi hal tersebut, General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo menyayangkan pelarangan tersebut. Ruddy menjelaskan sesuai regulasi sepak bola, jika suatu tim bermain dimanapun baik laga usiran, suporter setiap tim boleh datang untuk mendukung. Dan juga diberikan jatah atau kuota tiket untuk suporter tamu.

“Tentu keputusan tersebut mencoreng asas fairness dalam sepak bola. Karena suporter bagian dari tim juga, memberi semangat tim dan adu kreasi dengan tim lawan. Kalau seperti ini sangat bertentangan dengan industri sepak bola. Seyogyanya diizinkan. Saya tahu Aremania akan bisa jaga diri,” ujar Ruddy.

Selain itu, alasan keamanan pertandingan yang menjadi alasan utama dilarangnya Aremania datang ke Sidorajo juga dipandang kurang tepat. “Kecuali kalau ada hukuman laga usiran tanpa penonton misalnya, kita bisa terima. Tapi kalau alasan keamanan, kita kurang setuju,” lanjut Ruddy.

Namun Ruddy menyadari keamanan menjadi poin utama pihak berwajib. Dia juga menghimbau agar semua elemen yang terkait soal pertandingan sabtu(17/9) besok agar bertemu untuk mencari solusi bersama, tidak langsung memutuskan seperti yang tercantum di surat pemberitahuan.

“Kalau membahas pihak Polisi berbicara dengan bahasa keamanan dan tim berbicara dengan bahasa bola akan sulit mencari solusi. Seharusnya bertemu untuk mencari solusi bersama dan saling berkoordinasi antara yang di Malang sini dengan yang di Sidorajo. Biar sama-sama enak dan kita yakin ada solusi,” ucapnya.

Salah satu Aremania Koordinator Wilayah Klayatan, Achmad Ghazali juga senada dengan sikap manajemen. Selain tidak sesuai regulasi, Ghazali juga kecewa sikap Panpel BFC merusak ajakan persatuan suporter Indonesia. “Sikap mereka sangat kontraproduktif dengan dengan ajakan suporter bersatu menjunjung tinggi perdamaian dan sportifitas. Karena itu kami Aremania sangat kecewa dengan keputusan tersebut,” tutur Ghazali. (FM)

(Visited 1.339 times, 4 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid