Offside.co.id

Jumpa Suporter, Obati Isu Islah yang Mentah

Jumat 4 Agustus 2017 10:12 WIB

Offside.co.id – Tajuk acara “Islah Suporter Sepak Bola Indonesia” yang digelar di Auditorium Kemenpora, Jakarta. Kamis (3/8) akhirnya mentah. Peserta dan pengelola acara harus puas dengan tajuk pengganti.

“Jumpa Suporter Sepak Bola Indonesia” memang bukanlah tema yang buruk. Namun jika niat awal adalah membahas isu islah suporter, terutama The Jakmania dengan Viking, sasaran acara harus diakui jadi mengambang.

Kedua kelompok suporter besar itu pun tak hadir di acara puncak, sekalipun sehari sebelumnya, Ketua Viking, Herru Joko sempat nongol. Ferry Indrasjarief, Ketua Jakmania, pun merilis penjelasan.

Isinya? Mirip dengan rilis Herru, sebab memang sudah mereka komunikasikan. Ferry mengapresiasi kegiatan yang digelar Kemenpora, namun pihaknya baru diundang Senin (3 hari sebelum kegiatan).

BACA JUGA :   AZ Alkmaar Bungkam Heracles Almelo

“Kami melihat seperti ada upaya mempercepat proses perdamaian tanpa melihat kondisi internal baik di kubu The Jakmania maupun Viking, yang masih banyak pro-kontra. Kami tetap berkomitmen melakukan upaya perdamaian dengan melakukan sosialisasi ke arus bawah,” jelas Ferry.

Di Bandung, Viking pada hari yang sama mendeklarasikan upaya damai dengan The Jak. Acara diikuti kelompok Viking, Bomber, dan The Bomb. Sementara Bonek, yang punya rivalitas tajam dengan Aremania, juga absen. Aremania sendiri hanya diwakili tokoh mereka di Jakarta, Anto Baret.

Menpora Imam Nahrawi tampak berbesar hati atas melencengnya tema, namun tetap bersikap positif. “Saya serahkan kepada suporter untuk mengusahakan perdamaian. Kami memfasilitasi dan mendukung penuh. Tapi jika kami yang mendorong, malah nanti kesannya seolah-olah suporter dipaksa berdamai,” ujar Imam.

BACA JUGA :   Bungkam Chelsea, Moyes Raih Kemenangan Pertama!

Alhasil, tema acara yang diikuti 52 kelompok suporter itu jadi melebar, tidak fokus. Komentar para narasumber pun standar. Seperti Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, yang menyayangkan sikap suporter yang kurang dewasa.

“Apapun, kami menyambut baik acara ini. Meskipun tidak secara khusus mengupas isu perdamaian, setidaknya kami berterima kasih kepada pemerintah yang sudah memfasilitasi, mengumpulkan perwakilan supporter di Indonesia,” komentar Ryan Adhianto, pentolan Pasoejak, pengganti alm. Panji Kartiko. (SN)

(Visited 137 times, 8 visits today)
Editor: Sigit Nugroho