Offside.co.id

Persikmania Sukses Bangunkan Macan Putih

Senin 15 Februari 2016 11:41 WIB

14 Februari 2016 akan diingat oleh Persikmania (suporter Persik Kediri) sebagai hari yang memiliki makna khusus karena pada hari tersebut Persikmania sukses membangkitkan tim kebanggaan mereka, Persik Kediri yang tertidur panjang. Persik Kediri sempat hampir bubar karena masalah finansial yang membelenggu, bahkan pihak manajemen sudah memberikan sinyal menyerah.

Tidak ingin melihat Persik punah, Persikmania mulai melangkah melewati batas kewajaran suporter yang harusnya mendukung dari tribun penonton. Komunikasi dengan pihak manajemen pun dilakukan secara intens. Semua menjadi mudah karena kerjasama seluruh elemen Persikmania yang terlibat sangat solid, segala masalah dalam proses pelaksanaan pun bisa teratasi.

“Kami sudah lelah kalau hanya menghujat manajemen, demo turun kejalan dan lain-lain, karena semua itu akan sia-sia dan bukan membuat keadaan lebih baik. Maka kami lebih baik mengajak manajemen bekerja bersama untuk memperbaiki keadaan dan meminta kesempatan untuk bertindak secara langsung tanpa sedikitpun intervensi demi membangkitkan Persik Kediri. Dan sudah saatnya sumber daya suporter dimaksimalkan, karena banyak pemuda yang mempunyai kemampuan mumpuni dan ide-ide cemerlang, sayang kalau tidak dimanfaatkan” ujar salah satu pencetus ide, Dentama Ardiratna.

BACA JUGA :   Seri lagi, Persib Pun Mencatat "Hattrick"

Dalam laga persahabatan pada kemarin (14/2) sore, tim berjuluk Macan Putih tersebut berhasil mengalahkan runner up Piala Kemerdekaan, Persinga Ngawi dengan skor 2-0 melalui gol yang dilesakkan oleh M. Fakhrudin dan Wimba Sutan. Laga ini pun terbilang suskes, pasalnya sekitar kurang lebih 15.000 Persikmania memenuhi Stadion Brawijaya Kediri. Tiket pun habis sebelum jam 2 siang dan masih banyak Persikmania di luar stadion yang tidak dapat masuk karena kehabisan tiket.

Seperti diketahui, Persik adalah salah satu tim besar di persepakbolaan Indonesia yang pernah menjadi kampiun 2 kali Liga Indonesia 2003 dan 2006. Saat ini, Persik mengalami masa kelam setelah dicoret dari Indonesia Super League (ISL) karena faktor pendanaan dan terpaksa bermain di Divisi Utama yang malah menambah beban hutang. Sejak saat itu Persik tertidur panjang dan para pemainnya pun berhamburan ke beberapa klub lain untuk bertahan hidup.

BACA JUGA :   Djoko Driyono Jabat Wakil Presiden AFF

Dalam laga persahabatan kemarin (14/2), tim Macan Putih diperkuat beberapa pemain berpengalaman seperti Harianto, M. Fakhrudin, Khusnul Yuli, Suswanto, Sandi Firmansyah, Jefri Dwi Hadi, Faris Aditama, Qischil Gandrum, dan Fatchul Ihya.

Sukses menyelenggarakan laga ini membuat tim panpel Persikmania berencana mengadakan laga persahabatan lagi dengan tujuan agar euforia Persikmania tidak pudar dan tim Persik Kediri tetap hidup. Bahkan, sudah ada rencana Persikmania mempunyai share saham di klub.

(Visited 268 times, 13 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid