Offside.co.id

Di Tangan Mourinho, Man United Takkan Juara Liga Primer!

Kamis 6 April 2017 07:45 WIB

Offside.co.id – Analisis yang menyebutkan Manchester United tidak akan pernah menjuarai Liga Primer di bawah Jose Mourinho, masuk akal.

Setidaknya, untuk musim ini. Terlebih jika melihat cara bermain Paul Pogba dkk yang terkesan monoton dan mudah ditebak. Tetapi jika analisis itu juga berlaku untuk jangka panjang, tentu butuh penjelasan detail.

Orang yang meyakini MU takkan pernah juara Liga Inggris bahkan untuk masa yang akan datang (selama dilatih Mourinho) adalah Tony Cascarino. Dia mantan pemain Chelsea, Aston Villa dan Mersaille.

Pria itu bukan pemain sembarangan. Dia sekurangnya pernah membela Republik Irlandia di Piala Eropa dan Piala Dunia. Di TalkSport kemarin, Cascarino menggaris-bawahi beberapa aspek terkait analisisnya.

Ia memperhitungkan kurangnya pencetak gol reguler dan potensi penyerang di skuad United. Mereka jauh di belakang para klub pesaing.

“Ada beberapa striker, tapi Mourinho gagal membangun para striker itu sebagai tim penyerang yang bisa mengubah hasil pertandingan,” jelasnya.

Cascarino tak melihat Manchester United sebagai klub, tapi hanya sekumpulan pemain mahal. Mereka begitu jauh tertinggal di belakang.

“Saya bermain melawan Man United beberapa kali, kalah 1-5, juga 0-4. Datang ke Old Trafford, kita semua seperti tahu persis berapa skor akhirnya. Sekarang, saya melihat tim tamu tampil di Old Trafford dengan cukup nyaman. Berbeda di era Alex Ferguson,” paparnya.

Bagi Cascarino dan pemain lain di era Fergie, MU sebuah tim yang susah ditembus. Dia malah menyebut Fergie sebagai hantu. Sangat sulit menjebol gawang United, apalagi di Old Trafford.

“Fergie menetapkan standar tinggi. Timnya mencetak hampir tiga gol per game. Terakhir di eranya, MU memenangkan gelar Premier League dengan koleksi 86 gol. Kini produktivitas gol MU menyedihkan,” ungkap Cascarino lagi.

MU menghabiskan lebih dari £150 juta (Rp 2,5 triliun) untuk membeli pemain baru musim panas lalu. Termasuk di antaranya, nilai yang memecahkan rekor transfer dunia ketika Paul Pogba tiba dari Juventus.

Menurut Cascarino, uang bukan masalah bagi mereka, bahkan bisa belanja pemain hingga £ 300 juta atau Rp 5 triliun! Tapi yang datang hanya pemain top, bukan tim yang solid.

Berbeda dengan Manchester City. Mereka punya keuangan bagus untuk mengimbangi MU, tapi mereka juga punya pemain dan pelatih yang lebih baik. Kemudian ada Tottenham dan Chelsea yang dalam kondisi ideal.

“MU miskin rekor menang di kandang musim ini. Mereka seri dari West Brom, Watford, Leicester, Burnley, Bournemouth dan Hull City, juga Everton. Imbang di sembilan kali di Old Trafford adalah tragedi. Dan Mourinho ikut andil di dalamnya.

Sebuah kritikan baik bagi Mourinho dan pasukannya. Siapa tahu mereka tersentil, lalu bangkit menuju performa terbaik. Di Inggris Mourinho pernah bertaji. Bukankah ia juga pernah juara bersama Chelsea? (SN)

(Visited 68 times, 2 visits today)
Editor: Sigit Nugroho