Offside.co.id

Kondisi Pincang, Arema Manfaatkan Okto

Jumat 9 September 2016 14:50 WIB

Offside.co.id – Arema Cronus masih dihantui banyaknya kondisi pemain yang cedera jelang melawat ke markas Persiba Balikpapan pada lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Bertambahnya pemain yang masuk daftar cedera membuat sulit pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija dalam menentukan starting eleven.

Kurnia Meiga dan Kadek wardana dipastikan absen membela tim Singo Edan akibat cedera yang diperoleh saat melawan Madura United pekan lalu. Kemudian menyusul Sunarto yang harus ditinggal di Malang akibat sakit. Dan kini, ditambah Cristian Gonzales dan Hamka Hamzah yang kondisinya kurang menentu.

El Loco, julukan Gonzales diragukan tampil karena masih mengalami luka memar di bagian mata kiri. Luka tersebut juga diperoleh Gonzales setelah bertabrakan dengan pemain Madura United. Hamka Hamzah juga menderita sakit, namun kapten Arema Cronus tersebut diboyong Milo ke Balikpapan.

Di posisi kiper, Arema Cronus juga harus membuat pilihan menurunkan kiper debutan. Achmad Kurniawan dan Utam Rusdiana hanya menjadi pilihan Milo untuk dipercaya menjaga mistar gawang.

Kendati begitu, Arema punya Oktovianus Maniani yang bisa dimanfaatkan Arema sebagai ‘mata-mata’. Diakui Milo, Okto banyak membantu memberitahu kelebihan dan kelemahan Persiba. Okto pun juga tak sungkan menyebutkan beberapa nama pemain tim berjuluk Beruang Madu yang berbahaya.

“Ada Shohei Matsunaga, Abdul Rachman dan Abdul Aziz yang patut diwaspadai. Shohei merupakan roh permainan Persiba. Semua bola tertuju pada dia,” ujar Okto.

Selain itu, nama Abdul Rachman juga patut menjadi perhatian. Moncernya Abdul Rachman di uji coba timnas juga disebut Okto berbahaya. Tipikal bermainnya hampir sama dengan Alfarisi. “Dia bek kiri yang selalu membantu permainan penyerangan tim,” imbuhnya.

Disamping itu, Arema juga bertekad memecahkan rekor negatif setiap bermain di Balikpapan. Dari tujuh pertemuan Arema Cronus di semua kompetisi ataupun turnamen, Singo Edan tidak pernah sekalipun menang. Milo mengakui catatan tersebut namun saat ini Arema harus ‘move on’, enggan untuk melihat masa lalu.

“Saya tidak mau menoleh ke belakang. Kita harus optimis dan bermain lepas melawan Persiba. Away memang sulit, namun cacatan lawatan Persela Lamongan dan PSM Makassar bisa menjadi modal kami untuk memulai catatan positif,” tutup Milo. (FM)

(Visited 422 times, 1 visits today)
Editor: Bakhtiar Majid