Offside.co.id

Wawancara Munafri: Lupakan Persib, PSM Pasang Target Juara!

Selasa 25 April 2017 03:43 WIB

Offside.co.id – Jika Persib sempat diunggulkan menjuarai Liga-1 Gojek Traveloka karena punya marque player kelas dunia, PSM Makassar tak gentar.

Setidaknya, begitulah kata Chief Executive Officer (CEO) PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin. Menantu konglomerat Aksa Mahmud itu menyebutkan beberapa alasan timnya bisa meraih posisi terbaik, bahkan mengungguli Persib.

Berikut petikan wawancara wartawan Offside.co.id, Sigit Nugroho dengan Munafri yang akrab disapa Appi, di Jakarta, Sabtu pekan lalu.

Saat launching PSM sebelum Liga 1 dimulai, Anda tampak optimistis PSM bisa jadi juara. Bukankah soal marque player Juku Eja di bawah tim lain, Persib misalnya?

Memang beberapa klub kontestan liga membeli marque player kelas dunia. Persib paling menonjol karena merekrut Michael Essien dan Charlton Cole dengan harga sekitar Rp 10 miliar (sekitar Rp 1 miliar per bulan). Itu bagus, tapi sepak bola permainan kolektif. Kami tetap percaya diri bisa meski marque player kami rata-rata hanya bergaji 2000 dolar AS atau Rp 26 juta per bulan.

BACA JUGA :   Tekuk Kolombia, Jepang Catat Sejarah Baru

Jauh sekali perbedaan dengan Essien dkk. Apa alasan hanya mencari marque player murah?

Kualitas pemain kadang ditentukan oleh harga, tapi banyak contoh kasus, pemain murah bisa jadi bintang dunia. Lagipula, kami tak ingin perbedaan pemain asing dengan pemain lokal terlalu mencolok. Itu kurang sehat bagi tim. Kami punya William Jan Pluim, Marc Klok, dan Reinaldo Elias da Costa. Mereka didukung pemain top nasional seperti Zulkifli Syukur dan Ferdinand Sinaga.

Untuk menuju target juara, tentu ada target antara di beberapa laga awal. Seperti apa target Anda?

BACA JUGA :   Ini Dia Kunci Kemenangan Senegal!

Kami memberi target pelatih Robert Rene Alberts agar meraih minimal 3 kemenangan dalam 5 laga awal. Kami optimistis Alberts bisa memenuhi target yang dibebankan ke pundaknya. Dia pelatih yang membawa Arema juara, sudah paham budaya sepak bola kita.

Dalam uji coba sebelum liga, hasilnya agak mengecewakan (faktanya, kini PSM memimpin klasemen bersama Semen Padang, Arema, dan Persija dengan poin 4 dan selisih gol sama). Sudah puas di fase ini?

Sementara puas. Ini kompetisi panjang dan komposisi pemain kami musim ini adalah yang terbaik. Kalau memang ada kekurangan ya pasti kita evaluasi lagi. Prinsipnya, kami masih dalam trek yang benar.

(Visited 593 times, 4 visits today)
Editor: Sigit Nugroho